Payakumbuh — Peran penyuluh agama Islam kembali mengemuka dalam penguatan kelembagaan umat, seiring dorongan percepatan pembentukan Badan Pengelola Wakaf (BPW) Arroyan di Kota Payakumbuh yang digerakkan langsung oleh penyuluh KUA Payakumbuh Selatan, Firdaus.
“Penyuluh tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial. Kita mendorong kesadaran umat agar wakaf dikelola secara produktif dan profesional,” kata Firdaus di Payakumbuh, Jumat (27/03/2026).
Ia menjelaskan, inisiatif pembentukan BPW Arroyan lahir melalui proses panjang yang melibatkan konsolidasi lintas tokoh, diskusi keumatan, serta pemetaan potensi wakaf di tengah masyarakat.
Dalam proses tersebut, Firdaus aktif menjembatani gagasan dengan langkah implementasi di lapangan.
Menurut dia, penyuluh memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga mampu menggerakkan kesadaran kolektif terkait pentingnya pengelolaan wakaf secara modern dan berkelanjutan.
BPW Arroyan dirancang menjadi wadah pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.
Lembaga ini nantinya akan mengoptimalkan potensi wakaf, baik dalam bentuk aset tetap maupun wakaf produktif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Firdaus menegaskan, gerakan ini tidak hanya sebatas pembentukan lembaga formal, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem wakaf yang hidup di tengah masyarakat.
“Ini adalah ikhtiar bersama. Kita ingin wakaf benar-benar dikelola dengan baik dan manfaatnya dirasakan luas oleh umat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Payakumbuh, Fajrinur, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif penyuluh agama dalam mendorong kesadaran umat.
Ia menilai, langkah yang dilakukan penyuluh KUA Payakumbuh Selatan menjadi contoh konkret bagaimana penyuluh mampu berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat berbasis filantropi Islam.
“Kami memberikan apresiasi penuh kepada penyuluh, khususnya saudara Firdaus, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Peran aktif penyuluh menjadi kunci dalam membangun kesadaran umat terhadap pentingnya wakaf produktif. Ini adalah langkah besar yang patut didukung bersama,” pungkasnya.
Saat ini, tim tengah mematangkan struktur organisasi dan proses legalitas BPW Arroyan. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir, menandakan tingginya harapan terhadap kehadiran lembaga tersebut. (F)
Penulis : Firdaus Katik Batuah
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : KUA Payakumbuh Selatan















