Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri 1447H

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemko Payakumbuh menggencarkan stabilisasi pasokan dan harga pangan saat Ramadan dan menjelang dul Fitri 1447 Hijriah melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di Pasar Padang Kaduduak, Kamis (05/03/2026).

 

“Kita terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga seperti menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” kata Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Asisten II Yasrizal.

 

Ia menegaskan, gerakan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar.

 

Pemko Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan menyediakan sejumlah komoditas strategis dengan harga subsidi, antara lain beras lokal Anak Daro, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, dan minyak goreng.

 

Yasrizal berharap kegiatan itu mampu menciptakan stabilisasi harga di tengah masyarakat selama Ramadan.

 

“Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan aman dan harga yang wajar,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edfidel Arda, menjelaskan pihaknya menggelar kegiatan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan strategis sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah.

 

“Kami menyasar langsung masyarakat Kota Payakumbuh. Warga cukup menunjukkan fotokopi KTP agar program ini tepat sasaran,” katanya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan beras lokal Anak Daro dengan harga Rp150.000 per 10 kilogram dari harga pasar Rp170.000, dengan stok 2.750 kilogram.

 

Beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan dari harga pasar Rp64.000 dengan ketersediaan 600 kilogram.

 

Telur ayam dijual Rp47.000 per tray dari harga pasar Rp53.000 dengan stok 275 tray. Gula pasir dipasarkan Rp14.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp18.000 per kilogram dengan ketersediaan 275 kilogram.

 

Bawang merah dijual Rp20.000 per kilogram dari harga pasar Rp23.000 per kilogram dengan stok 275 kilogram. Sementara minyak goreng dipasarkan Rp29.000 per pouch dari harga pasar Rp31.400 per pouch dengan ketersediaan 275 pouch.

 

Edfidel menambahkan, kegiatan tersebut didukung dana CSR Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp10 juta.

 

“Harapan kita, dengan dukungan ini dapat memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara rutin ke depan,” tutupnya.

 

Salah seorang warga, Fahmi Yurnita, warga Kelurahan Tigo Koto Diate, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami, apalagi menjelang Ramadan. Kami berharap program ini bisa rutin dilaksanakan,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

TAUD Desak Polisi Batalkan Kasus Dua Tersangka Demonstrasi Agustus
Petani Berdasi, Kominfo Payakumbuh Ubah Lahan Sempit Jadi Pangan
Virus! Pria Tendang Wanita di Food Court Senayan City, Polisi Sebut Pelaku Tidak Mabuk dan Motif Masih Diselidiki
MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
Basarnas Hentikan Pencarian, Keluarga Awak Kapal yang Hilang di Gunung Anak Krakatau Siap Pencarian Mandiri
Viral Pedagang Food Truck di Alun-Alun Kidul Jogja Dikenakan Pungli Rp 1 Juta/Hari
Demonstrasi Serentak Tolak MBG Diduga Diselenggarakan
Temui Presiden Prabowo TV Siap Perluas Investasi Sepeda Motor Listrik dan Etanol di Indonesia | Detak.co

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:17 WIB

TAUD Desak Polisi Batalkan Kasus Dua Tersangka Demonstrasi Agustus

Jumat, 18 September 2026 - 18:03 WIB

Petani Berdasi, Kominfo Payakumbuh Ubah Lahan Sempit Jadi Pangan

Jumat, 18 September 2026 - 17:51 WIB

Virus! Pria Tendang Wanita di Food Court Senayan City, Polisi Sebut Pelaku Tidak Mabuk dan Motif Masih Diselidiki

Jumat, 18 September 2026 - 17:34 WIB

MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Jumat, 18 September 2026 - 17:17 WIB

Basarnas Hentikan Pencarian, Keluarga Awak Kapal yang Hilang di Gunung Anak Krakatau Siap Pencarian Mandiri

Berita Terbaru