LindungiHutan Rilis E-book Sustainability Report 101 untuk Panduan Susun Laporan Keberlanjutan

- Redaksi

Senin, 22 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 18 September 2025 – LindungiHutan resmi merilis e-book terbaru berjudul “Sustainability Report 101: Langkah, Regulasi, dan Alat Bantu untuk Laporan Bisnis Berkelanjutan”. E-book ini disusun sebagai panduan praktis bagi perusahaan yang ingin memahami, menyusun, dan mengoptimalkan laporan keberlanjutan sesuai standar global. Publik dapat mengunduhnya secara gratis melalui tautan https://lynk.id/lindungihutan/xn3r0zN.

Dalam era di mana isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) menjadi fokus global, Sustainability Report atau laporan keberlanjutan tidak lagi sekadar dokumen pelengkap. Laporan ini kini menjadi strategi komunikasi penting bagi perusahaan dalam menunjukkan transparansi, akuntabilitas, dan komitmen terhadap keberlanjutan. Bahkan, laporan keberlanjutan sering menjadi rujukan bagi investor, konsumen, maupun regulator dalam menilai kredibilitas suatu bisnis.

E-book ini memberikan penjelasan menyeluruh mulai dari konsep dasar apa itu Sustainability Report, mengapa laporan ini berbeda dengan laporan CSR konvensional, hingga manfaat strategis yang bisa dirasakan perusahaan. Dengan bahasa yang mudah dipahami, pembahasan dirancang agar relevan baik untuk perusahaan besar, startup, maupun organisasi yang baru mulai menerapkan praktik bisnis berkelanjutan.

Konten e-book disusun dalam lima bagian utama. Bagian pertama mengulas pengenalan dan peran Sustainability Report. Bagian kedua membahas regulasi dan kebijakan terkait laporan keberlanjutan. regulasi serta kebijakan yang berkaitan dengan Sustainability Report. Di Indonesia, laporan keberlanjutan semakin relevan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan perusahaan publik untuk menyampaikan laporan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan. E-book ini juga memberikan gambaran tentang tren regulasi global yang mendorong keterbukaan perusahaan dalam mengelola dampak sosial maupun lingkungan.

Bagian ketiga memberikan pemahaman mendalam terkait standar global yang digunakan dalam Sustainability Report. Beberapa standar yang dibahas, meliputi GRI (Global Reporting Initiative), SASB (Sustainability Accounting Standards Board), TCFD (Task Force on Climate-related Financial Disclosures), CDP (Carbon Disclosure Project), hingga IR (Integrated Reporting). Penjelasan ini penting agar perusahaan mampu menyesuaikan format laporannya dengan standar yang berlaku di tingkat internasional.

Selanjutnya, bagian keempat mengupas mengenai proses teknis penyusunan laporan, mulai dari identifikasi isu material, pengumpulan data, pelibatan pemangku kepentingan, review internal, hingga audit eksternal.

Bagian kelima menghadirkan perspektif teknologi. Berbagai tools modern diperkenalkan untuk mendukung penyusunan laporan, mulai dari blockchain untuk menjamin transparansi data, IoT untuk pengumpulan data real-time, cloud platform untuk aksesibilitas, AI untuk predictive analytics, hingga software visualisasi data interaktif. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat kualitas laporan keberlanjutan.

Menurut tim LindungiHutan, kehadiran e-book ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan perusahaan dalam memahami kompleksitas penyusunan Sustainability Report. “Banyak perusahaan di Indonesia yang sudah memiliki program CSR dan dan menerapkan praktik ESG, tetapi masih kesulitan menuangkannya dalam laporan yang sesuai standar global. Melalui panduan ini, kami ingin memudahkan mereka menyusun laporan yang kredibel sekaligus berdampak,” ungkap Siktiyana, Head of Content & Strategic Marketing LindungiHutan.

Selain membantu perusahaan memenuhi kewajiban regulasi, Sustainability Report juga menjadi alat strategis dalam meningkatkan reputasi, memperkuat hubungan dengan stakeholder, serta menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan panduan yang praktis dan berbasis data, e-book Sustainability Report 101 dapat menjadi langkah awal perusahaan menuju praktik bisnis yang lebih transparan dan bertanggung jawab.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Ke Balaikota, Pegawai Klub di Jakbar Demo Tempat Kerja Ditutup

Selasa, 22 Sep 2026 - 02:51 WIB

Headline

#Republik Fabeliano, “DEWAS KPK = SAMURAI TERAKHIR!?”

Selasa, 22 Sep 2026 - 02:34 WIB

Headline

Penyelam BSG Temukan 2 KM Korban Virgo di Kapal Karam

Selasa, 22 Sep 2026 - 01:34 WIB