BATAMTODAY.COM, Madiun-Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, aspek kesehatan harus menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan ibadah calon jemaah haji 1448 H/2027.
Hal itu disampaikan Menteri Haji saat membuka resmi Kick Off Manasik Haji Besar Nasional 2026 di Stadion Wilis Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).
Menurut Menteri Haji, ibadah haji memerlukan persiapan fisik yang baik karena jemaah akan menjalani rangkaian ibadah haji dengan aktivitas tinggi, mobilitas berat, dan kondisi cuaca yang berbeda dengan Indonesia.
“Kesehatan juga tidak kalah penting. Ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima. Karena masih ada waktu sekitar enam hingga tujuh bulan lagi, saya berharap mulai saat ini jamaah sudah mempersiapkan kesehatan dan kondisi fisiknya,” kata Menteri Haji dalam sambutannya.
Ia mengajak para calon jemaah untuk mulai membiasakan berolahraga, khususnya jalan kaki secara rutin. Latihan fisik sejak dini dinilai penting agar tubuh lebih siap menjalani rangkaian ibadah keagamaan di Arab Saudi.
“Mulai hari ini latihan fisik. Setiap hari kita biasakan jalan kaki. Kita harus mempersiapkan diri karena kondisi di Arab Saudi juga memerlukan ketahanan fisik yang baik,” ujarnya.
Menteri Haji mengingatkan, kesehatan menjadi salah satu faktor penentu keberangkatan jemaah. Pada pelaksanaan sebelumnya, terdapat calon jamaah haji yang tidak dapat melanjutkan proses pemberangkatan karena kondisi kesehatannya yang tidak memenuhi syarat.
Bahkan, Menteri Haji menyebutkan, ada sekitar 345 calon jamaah haji yang harus dipulangkan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan lagi sesampainya di asrama embarkasi haji.
“Kami tidak ingin bapak dan ibu mengalami hal seperti itu. Persiapan sudah kami lakukan, sudah sampai di asrama haji, namun kemudian pemberangkatan tidak bisa dilanjutkan karena kondisi kesehatan. Oleh karena itu, persiapan harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.
Menteri Haji meminta agar aspek kesehatan diperkuat dalam rangkaian ibadah haji. Manasik tidak hanya harus memberikan pemahaman tentang rukun, kewajiban dan sunnah haji, tetapi juga membangun kesiapan fisik dan mental jamaah.
Selain kesehatan, materi manasik juga diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang berbagai kebijakan dan skema pelayanan haji, termasuk tanazul dan murur, sehingga jamaah memahami mekanisme tersebut sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Yang kita inginkan jemaah berangkat dalam keadaan siap. Siap beribadah, siap pengertian, dan siap kesehatan,” kata Menteri Haji.
Kick Off Manasik Haji Besar Nasional di Madiun menandai dimulainya pelaksanaan ibadah calon jemaah haji di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari persiapan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M.
Redaktur: Saibansah Dardani
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














