SURABAYA (Lentera) – Memasuki usianya yang ke-9, Lentera Group menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya melalui penguatan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Transformasi ini merupakan bagian dari strategi Lentera Group untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
Pendiri Lentera Group, Tarmuji Talmasci mengatakan pemanfaatan AI menjadi salah satu fokus inovasi internal grupnya ke depan. Apa yang AI bisa lakukan untuk media, itu yang sedang kita kembangkan. Ada otomatisasi, hingga pendekatan berbasis AI yang belum ditemukan,” kata Tarmuji, Jumat (25/09/2026).
Tarmuji menjelaskan salah satu perubahan yang mulai terasa adalah pada proses produksi konten. Kehadiran AI, kata dia, dapat membantu menyederhanakan sejumlah tahapan pekerjaan sehingga sumber daya manusia dapat lebih fokus pada aspek-aspek yang membutuhkan kreativitas, analisis, dan pengambilan keputusan.
“Konten kini menjadi lebih mudah dengan AI,” ujarnya.
Meski demikian, Tarmuji menegaskan pemanfaatan AI bagi Lentera Group tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar efisiensi. Lebih lanjut, teknologi ini diproyeksikan menjadi bagian dari kemampuan Lentera Group dalam menawarkan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan dunia usaha.
Kedua, kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah solusi dari berbagai permasalahan, tegasnya.
Menurut Tarmuji, salah satu bentuk pengembangan yang diarahkan adalah kemampuan menggerakkan dan mengintegrasikan kapasitas profesional ke dalam sistem server internal. Dengan cara ini, pengetahuan, kemampuan, dan berbagai sumber daya perusahaan dapat dikelola secara lebih terstruktur melalui infrastruktur teknologi yang dibangun sendiri.
“Misalnya kemampuan profesional bisa kita pindahkan ke server. Kita punya server internal,” jelasnya.
“Adaptasi. Intinya pengaruhnya banyak, tapi ini sesuatu yang baru,” tutupnya.
Wartawan: Pradhita
Redaktur: Lutfiyu Handi
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














