RRI.CO.ID, Banjarbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah Kalimantan Selatan pada 24 hingga 26 September 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir atau petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Syamsudin Noor Ota Welly Jenny Thalo mengatakan potensi cuaca perlu diantisipasi terutama pada sore hingga malam hari. Pada Kamis, 24 September 2026, kondisi tersebut berpotensi terjadi di Kabupaten Tapin, Balangan, dan Tabalong.
“Untuk Kamis 24 September 2026 waspada potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore dan malam hari. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tapin, Balangan, dan Tabalong,” kata Ota.
Dijelaskannya, potensi cuaca serupa juga diperkirakan terjadi pada Jumat, 25 September 2026. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Tabalong.
Sementara itu, pada Sabtu, 26 September 2026 potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diperkirakan terjadi di Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Balangan, dan Tabalong. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
Ota mengimbau masyarakat yang berada di wilayah peringatan dini untuk berhati-hati, terutama saat awan hujan tumbuh pada sore hingga malam hari. Kehati-hatian perlu dilakukan karena kondisi tersebut dapat disertai hujan dengan intensitas yang meningkat, petir, dan angin kencang.
Selain peringatan dini, prakiraan cuaca BMKG yang berlaku mulai Jumat 25 September 2026 pukul 02.00 WITA menunjukkan potensi hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Beberapa wilayah juga berpeluang mengalami hujan disertai petir, antara lain Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Tabalong.
BMKG mencatat suhu udara di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan berkisar antara 23 hingga 36 derajat Celcius. Kelembapan relatif diperkirakan berada pada kisaran 45 hingga 95 persen.
Untuk wilayah perairan, BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 2,5 meter di perairan Tanah Laut. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri yang beroperasi di perairan tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG. Informasi ini penting untuk diperhatikan terutama sebelum melakukan aktivitas outdoor atau aktivitas yang berkaitan dengan transportasi darat dan laut.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














