Rabu, 23 September 2026 – 01:08 WIB
Kasus Keracunan Terus Berulang, Tekanan untuk Menghentikan MBG Menguat
Serangkaian insiden keracunan massal terbaru terkait Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali memicu seruan untuk menunda atau membatalkan program tersebut, sementara polisi menyelidiki dugaan kelalaian di salah satu dapur persediaan makanan.
Hampir 3.500 orang, sebagian besar siswa sekolah dari berbagai tempat di Indonesia, mengalami keracunan makanan antara tanggal 1 dan 9 September, setelah mengonsumsi makanan MBG.
Data Kementerian Kesehatan RI mencatat hingga awal September terdapat 560 laporan kejadian keracunan yang melibatkan 50.000 korban terkait MBG sejak diluncurkan tahun lalu.
Bagi sebagian keluarga, dampak program MBG telah mengubah hidup mereka selamanya.
‘Ini bukan hanya gangguan memori’
Febiola Purba adalah siswi SMK berprestasi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pada tanggal 13 Agustus, remaja berusia 16 tahun dan teman-teman sekelasnya disuguhi hidangan ikan sebagai bagian dari program MBG.
Pihak keluarga mengatakan, sepulang sekolah, dia pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Rekaman video memperlihatkan adegan panik saat para orang tua berebut mencari pertolongan medis untuk anak mereka.
Program makan siang gratis andalan Presiden Prabowo Subianto semakin mendapat kritik seiring meningkatnya jumlah anak yang mengalami keracunan makanan di berbagai daerah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














