JAKARTA, KOMPAS.TV – Kuasa hukum Joko Widodo, Rivai Kusumanegara menuding Roy Suryo dan kawan-kawan menyebarkan isu ijazah palsu kliennya karena bermotif politik.
Menurutnya, Roy Suryo berupaya menghancurkan masa depan politik keluarga Jokowi.
Rivai pun mempertanyakan tindakan Roy Suryo yang dilakukan dengan dalih penelitian. Kuasa hukum Jokowi menolak tudingan ijazah palsu sebagai penelitian.
Kalau kelihatannya ini penelitian, tapi di satu sisi juga menyerang Mas Gibran, maka jelas motifnya, kata Rivai Kusumanegara dalam acara “ROSI” KompasTVKamis (17/9/2026).
“Menghancurkan nama baik Pak Jokowi, juga menghancurkan masa depan politik Mas Gibran, termasuk kemungkinan menyerang partai saat ini.”
Baca Juga: Jaksa Sebut Tindakan Roy Suryo Bikin Jokowi Alami Kerugian Imateriil: Merasa Dihina dan Direndahkan
Rivai pun menuding Roy Suryo mendapat dukungan politik sehingga terus melontarkan klaim soal ijazah palsu Jokowi.
Menanggapi tudingan tersebut, kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji membantah kliennya memiliki motif politik dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.
Abdul Gafur mengatakan, kliennya hanya sebatas mempertanyakan integritas dan akuntabilitas Jokowi selama menjabat Wali Kota, Gubernur, dan Presiden.
“Ini bukan soal politik, tapi ini soal integritas, akuntabilitas, ini soal transparansi,” kata Abdul Gafur Sangadji.
Abdul Gafur menambahkan, jika Jokowi ingin menjaga integritasnya, sebaiknya mantan presiden Indonesia itu menunjukkan ijazahnya langsung di depan publik untuk diperiksa dan dianalisis.
Baca juga: Sidang Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo Tolak Restorative Justice, Pilih Bertarung
Unduh Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














