5 Kesalahan Pemula Saat Menentukan Harga Produk yang Bikin Produk Nggak Laku

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia – 26 Juni 2025 – Videfly, penyedia solusi video promosi otomatis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hari ini merilis analisis mendalam mengenai lima kesalahan umum yang sering dilakukan UMKM pemula saat menentukan harga produk. Kesalahan ini, menurut Videfly, menjadi faktor krusial yang dapat menghambat daya jual produk di pasar yang kompetitif.

“Penentuan harga bukan sekadar soal angka; ini adalah strategi inti yang memengaruhi persepsi nilai produk dan minat pembeli,” kata Abram Ardhiya, COO Videfly. “Banyak UMKM yang masih melakukan kesalahan fundamental, mulai dari meniru harga kompetitor tanpa perhitungan matang hingga mengabaikan biaya promosi, yang pada akhirnya membuat produk mereka sulit laku atau bahkan merugi.”

Kesalahan Umum UMKM dalam Menentukan Harga:

1. Meniru Harga Kompetitor Tanpa Perhitungan:

Masalah: Menetapkan harga hanya berdasarkan kompetitor tanpa menghitung biaya produksi, operasional, dan target keuntungan pribadi (minimal 30% dari HPP).Risiko: Potensi kerugian dan sulit mencapai titik impas.

2. Harga Terlalu Murah Demi ‘Ramah di Kantong’:

Masalah: Menjual terlalu murah bisa merusak citra merek (terlihat murahan) dan menyulitkan kenaikan harga di kemudian hari.Solusi: Tetapkan harga wajar, tambahkan nilai (misal: packaging bagus, bonus).

3. Tidak Memperhitungkan Biaya Iklan & Diskon:

Masalah: Lupa mengalokasikan dana dalam harga jual untuk promosi, iklan marketplace, atau flash sale.Risiko: Margin keuntungan menipis dan sulit ikut program promo besar.

4. Terlalu Banyak Variasi Harga untuk Produk Serupa:

Masalah: Banyak pilihan harga untuk produk yang mirip bisa membingungkan pembeli dan membatalkan niat beli.Solusi: Tawarkan harga yang jelas, stabil, dan tonjolkan perbedaan nilai produk secara visual/deskripsi.

5. Tidak Melakukan Tes Respons Pasar:

Masalah: Menetapkan harga tanpa pengujian ke pasar.Solusi: Lakukan A/B testing harga, pantau CTR, add to cart, dan tingkat konversi untuk menemukan harga optimal.

“Harga bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari nilai dan kualitas produk di mata pembeli,” tambah Abram Ardhiya. “Untuk memastikan pembeli merasakan nilai sepadan dari harga yang ditawarkan, UMKM dapat memanfaatkan konten video. Videfly hadir untuk membantu seller membuat video produk secara otomatis yang mampu memperkuat value dan menarik perhatian calon pembeli, sehingga produk dapat terlihat lebih profesional, dipercaya, dan laku lebih cepat.”

Videfly berkomitmen untuk terus mendukung UMKM dengan solusi yang efisien dan efektif untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar digital. Dapatkan 5 Koin Gratis untuk Video Pertamamu!

About Videfly
Videfly adalah platform inovatif yang memungkinkan UMKM dan pemilik merek untuk dengan mudah membuat video produk berkualitas tinggi secara otomatis dari tautan marketplace mereka. Dengan fokus pada efisiensi dan efektivitas visual, Videfly bertujuan untuk membantu bisnis meningkatkan visibilitas dan konversi penjualan di platform e-commerce.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Tujuh Hari

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:51 WIB

Headline

Jokowi pamer KTA PSI sejak Oktober 2025

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:17 WIB