Tren Bisnis di Era Digital Berubah, Sribu Capai 67% Pertumbuhan

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Digitalisasi dan perubahan pola kerja telah mendorong pertumbuhan ekonomi gig atau ekonomi berbasis pekerja lepas.

Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), pekerja lepas di Indonesia sudah mencapai 46,47 juta orang atau sekitar 32% dari total angkatan kerja yang mencapai 146,62 juta jiwa pada Februari 2023. Tren ini menunjukkan bahwa bisnis semakin mengandalkan tenaga kerja fleksibel untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Salah satu indikator perubahan ini di Indonesia adalah pertumbuhan transaksi sebesar 67% yang dicapai oleh Sribu, platform yang menghubungkan bisnis dengan freelancer. Angka ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan tenaga profesional fleksibel di berbagai sektor.

“Pertumbuhan ini bukan hanya pencapaian Sribu, tapi juga cerminan perubahan cara bisnis beroperasi di era digital,” ujar Alexandro Wibowo, COO Sribu.

Transformasi Digital dan Dampaknya terhadap Bisnis

Perubahan dalam cara bisnis beroperasi di era digital didorong oleh beberapa faktor utama:

Peningkatan adopsi teknologi – Bisnis semakin mengandalkan platform digital untuk mengakses tenaga kerja fleksibel dengan keahlian spesifik.

Efisiensi biaya dan skalabilitas – Model kerja berbasis freelancer memungkinkan bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), mengurangi beban biaya tetap dan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan cepat.

Perubahan pola kerja tenaga profesional – Generasi pekerja saat ini semakin memilih fleksibilitas dan kemandirian dalam bekerja, menciptakan ekosistem freelancer yang berkembang pesat.

Dampak Freelancer terhadap Ekosistem Bisnis di Indonesia

Menurut John McAfee, pendiri McAfee: “Gig economy adalah bentuk pemberdayaan. Model bisnis baru ini memberi individu kebebasan untuk menentukan masa depan mereka sendiri dan memanfaatkan kemampuan yang mereka miliki untuk mendapatkan penghasilan.”

Dengan semakin banyak bisnis yang mengadopsi model kerja berbasis freelancer, tantangan baru juga muncul. Keahlian yang terus diperbarui menjadi faktor utama dalam mempertahankan daya saing pekerja lepas. Data Sribu menunjukkan permintaan layanan digital seperti desain grafis, pengembangan web, dan pemasaran digital meningkat sebanyak 45% dalam satu tahun terakhir.

Menurut Alexandro Wibowo, COO Sribu, pekerja lepas dengan keterampilan digital tinggi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan proyek bernilai tinggi dan jangka panjang.

Dengan memanfaatkan tenaga kerja fleksibel, bisnis kini lebih adaptif dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital. Sribu, sebagai platform yang menghubungkan bisnis dan tenaga kerja lepas, terus berinovasi dalam mendukung pertumbuhan ekosistem gig economy di Indonesia.

About PT Sribu Digital Kreatif

Sribu adalah platform yang menghubungkan bisnis dengan freelancer untuk berbagai kebutuhan seperti desain, penulisan, penerjemahan, pembuatan website, social media handling, dan lainnya. Dengan layanan freelancer yang fleksibel dan layanan kontes, Sribu membantu bisnis mendapatkan solusi terbaik dengan cepat dan aman.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.sribu.com.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru