SPUN, Pelopor Layanan Visa Online di Indonesia, Bantu Ekosistem Industri Travel Indonesia dalam Perlindungan Data Pribadi

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Industri travel Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa pasca-pandemi. Pada tahun 2023 saja, perjalanan internasional warga Indonesia melonjak hingga 112%. Laporan dari Deloitte Consulting Southeast Asia bahkan memproyeksikan bahwa pada tahun 2040, Indonesia akan masuk dalam jajaran 15 besar negara dengan pertumbuhan tertinggi dalam hal keberangkatan ke luar negeri (outbound departures).

Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan industri travel di Indonesia. Deloitte Consulting Southeast Asia mencatat bahwa lebih dari 40% aktivitas travel booking kini dilakukan secara online, menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital untuk merencanakan perjalanan mereka.

Namun, di balik pertumbuhan yang pesat tersebut, muncul tantangan baru terkait privasi dan perlindungan data pribadi. Dalam ekosistem industri travel yang semakin terdigitalisasi, risiko penyalahgunaan data konsumen menjadi perhatian serius.

Praktik perlindungan data pribadi di industri travel Indonesia

Menyikapi hal ini, pemerintah Indonesia telah merespons dengan mengeluarkan dua regulasi penting, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP).

Namun, meski regulasi telah ada, praktik penanganan data pribadi di industri travel Indonesia masih belum sepenuhnya optimal. Sebagai contoh, 1 dari 2 orang Indonesia yang mengajukan visa melalui agen travel sering diminta untuk mengirimkan dokumen pribadi, seperti paspor atau rekening koran, melalui kanal yang tidak aman, seperti aplikasi pesan instan. Praktik ini menimbulkan risiko tinggi, karena dokumen-dokumen tersebut dapat dengan mudah diteruskan (forward) ke pihak lain tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari pemilik data.

SPUN dan komitmennya dalam memajukan ekosistem industri travel Indonesia

Dalam menjawab tantangan ini, SPUN (www.spun.global) hadir sebagai pelopor layanan visa online di Indonesia yang berkomitmen untuk mendukung perlindungan data pribadi pada ekosistem industri travel Indonesia. Setiap pelanggan yang mengajukan visa melalui SPUN diarahkan untuk mengunggah dokumen-dokumen bersifat rahasia hanya melalui situs SPUN. Dengan demikian, data pelanggan tersimpan dengan aman berkat protokol keamanan data yang dimiliki SPUN, seperti end-to-end encryption, SSL/TLS certification, dan signed URL.

Selain itu, SPUN telah terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan telah mematuhi regulasi Perlindungan Data Pribadi (PDP) sejak Juli 2024.

SPUN juga telah meluncurkan SPUN for Business pada Februari 2025 untuk membantu bisnis travel UMKM mengatasi kesulitan dalam menangani pengajuan visa dalam jumlah besar (bulk application), guna mengatasi keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman tentang regulasi visa di berbagai negara.

Nantinya setiap usaha yang bergabung akan didampingi oleh Account Manager khusus yang siap membantu menavigasi produk digital SPUN. Tanpa biaya komitmen di depan, program ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis UMKM travel sekaligus menjamin keamanan data pribadi pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tautan ini atau jadwalkan demo gratis bersama tim SPUN.

Dengan inovasi dan komitmennya, SPUN tidak hanya memberikan solusi aman bagi konsumen, tetapi juga turut mendorong terciptanya ekosistem travel yang lebih aman dan efisien bagi semua pihak.

About SPUN

SPUN (PT Solutopia Untuk Nusantara) merupakan pelopor layanan visa online di Indonesia, yang menggunakan automation dan AI utk menyederhanakan proses pengajuan visa ke berbagai negara. Diluncurkan pada Maret 2024 lalu, saat ini layanan di SPUN mencakup lebih dari 200+ tipe visa dan izin tinggal ke 80+ negara.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru