pouchberita.com, TAPANULI TENGAH | Sebuah video berisi surat terbuka yang dibagikan akun FB Suarni Komedi yang ditujukan kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu viral di media sosial.
Video tersebut berisi curahan hati dan kekecewaan seorang perempuan yang mewakili korban banjir dan longsor pada 25 November 2025.
Dalam video berdurasi 1 menit 31 detik itu, perempuan berambut gondrong itu menyampaikan protes tegasnya, menuntut janji pencairan bantuan stimulan tahap 3 belum cair.
Berikut pernyataan lengkap wanita dalam video tersebut:
“Surat terbuka kepada Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, kepada Bupati yang saya hormati, Pak Masinton Pasaribu. Saya di sini mewakili masyarakat terdampak bencana banjir tahun 2025 tanggal 25 November, tinggal setahun lagi.
Pak, masyarakat tidak hanya butuh janji demi janji. Buktinya, Pak. Mereka mendesak dan menunggu haknya. Jangan terus-terusan menyuruh kita bersabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Berapa lama Anda ingin pergi?
Kalaupun ada kendala pak, ada kendala yang menyebabkan keterlambatan akan dibuka secara transparan. Bicaralah, Pak. Masyarakat sudah capek menunggu bulan demi bulan, sudah hampir setahun, sehingga belum selesai sampai hari ini. “Makanya saya sebagai ibu yang berstatus ibu rumah tangga, bersuara kepada Bupati yang terhormat, agar tahap ketiga segera diverifikasi dan segera dicairkan.”
Video kisah ibu tersebut kini banyak dibagikan di grup Facebook warga Tapanuli Tengah. Banyak netizen yang mengaku senasib dan mendukung keberanian wanita tersebut untuk bersuara.
Warga berharap Pemkab Tapanuli Tengah segera memberikan kejelasan dan transparansi terkait kendala pencairan bantuan tahap 3, mengingat hampir setahun berlalu sejak terjadinya bencana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, maupun BPBD Tapanuli Tengah terkait jadwal pasti pencairan bantuan tersebut. (ed)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














