Jumat, 30 Oktober 2026 – 00:02 WIB
Jakarta, VIVA – Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi mengomentari dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Cabut gugatan ijazah Gibran, Denny Indrayana bocorkan alasannya
Dalam hal ini, Jokowi menilai pemerintah telah berusaha keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ya, yang terpenting saya melihat pemerintah berusaha keras memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Tapi apa pun yang dirasakan masyarakat, itu masyarakat, jelas Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2026).
![]()
Jika Jokowi Hadir di Sidang Ijazah, Dokter Tifa Ingin Gali Informasi Ayah Gibran Lewat Dokumen 712
Bahkan, ia menegaskan, tolak ukur keberhasilan setiap program pemerintah terletak pada tingkat kepuasan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.
Jika masyarakat menilai program yang berjalan belum maksimal atau masih dirasa kurang, ia menyarankan agar pemerintah segera melakukan evaluasi.
![]()
Soal Sidang Jokowi, Dokter Tifa Minta Aiman Hadir: Penting Sekali Demi Keadilan
“Apakah mereka merasakan manfaat dari program yang ada atau masih kurang, itu perlu dievaluasi,” jelas Jokowi.
Sekadar informasi, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan berusia dua tahun pada 21 Oktober 2026.
Selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, banyak komentar yang pro dan kontra. Bahkan, berbagai lembaga telah merilis hasil survei mengenai kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Gibran Tunjukkan Salinan Riwayat Pendidikannya di PTUN: Bentuk Keterbukaan Terhadap Masyarakat Indonesia
Wakil Presiden Gibran melalui tim kuasa hukumnya, Muhammad Rullyandi menunjukkan salinan riwayat pendidikannya kepada awak media dan majelis hakim PTUN Jakarta
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














