Terkait pemeriksaan ijazah Gibran, KPU dan Bawaslu disebut saling lempar tanggung jawab

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Sidang perselisihan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disebut belum melakukan verifikasi faktual terhadap dokumen pencalonan Gibran.

Hal itu diungkapkan pakar hukum tata negara Denny Indrayana dalam perbincangannya dengan Faizal Assegaf di kanal YouTube Retorika Show pada 24 September 2026.

Denny mengatakan, fakta itu terungkap saat majelis hakim MK menanyakan apakah KPU dan Bawaslu sudah mendatangi kementerian untuk mengecek langsung sertifikat kesetaraan pendidikan yang digunakan dalam pencalonan Gibran.

“Bukankah KPU datang ke kementerian untuk melihat sertifikat? Tidak. Bawaslu datang? Tidak,” kata Denny.

Selain soal verifikasi faktual, Denny juga menyoroti pengakuan Bawaslu dalam persidangan terkait akses Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Menurut dia, Bawaslu mengaku tidak mempunyai akses untuk mengawasi proses verifikasi persyaratan calon.

Denny mengatakan akses ke Silon ditutup. Meski akses sudah diberikan, Bawaslu disebut masih belum bisa masuk ke sistem tersebut.

Kondisi tersebut kemudian dipertanyakan Faizal Assegaf. Ia menyoroti situasi dimana KPU dan Bawaslu sama-sama tidak melakukan verifikasi faktual, sedangkan Bawaslu juga mengaku tidak memiliki akses untuk mengawasi proses verifikasi melalui Silon.

Baca juga: Gugatan Ijazah Gibran Belum Selesai, Skema Pemilihan Wakil Presiden Pengganti oleh MPR Sudah Dipaparkan

Faizal mempertanyakan apakah kondisi tersebut merupakan bentuk kesengajaan atau konspirasi tertentu dalam proses pencalonan Gibran. Dia juga menilai, alasan terbatasnya akses Silon membuat tanggung jawab proses verifikasi seolah beralih ke KPU.

Denny punya penilaian berbeda. Ia menilai rangkaian permasalahan tersebut bukan sekedar kebetulan dan menyebut ada upaya terstruktur, sistematis, dan terencana untuk menutup akses terhadap persoalan kebutuhan pendidikan Gibran.

“Saya menilai ini merupakan upaya terstruktur, sistematis, terencana untuk menutup akses terhadap Gibran yang justru tidak memenuhi syarat pendidikan,” kata Denny.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif
Gempa M4.0 Berpusat di Laut Barat Laut Karatung, BMKG Sampaikan Data Awal
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WIB

Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena

Kamis, 5 November 2026 - 18:25 WIB

Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan

Berita Terbaru