Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Sampaikan Rencana Kunjungan ke Luar Negeri Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Sampaikan Rencana Kunjungan ke Luar Negeri

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/6/2024). (Foto: Humas Setkab/Ibrahim)

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/6/2024). Dalam pengantarnya, Presiden menyampaikan rencana kunjungan kerja kenegaraan ke beberapa negara.

“Menghadiri KTT APEC di Peru dan G-20 di Brazil. “Ada juga undangan kunjungan kenegaraan ke pemerintah Tiongkok, kunjungan kehormatan ke Amerika Serikat dan juga kunjungan kerja ke Inggris untuk bertemu dengan Perdana Menteri Inggris,” kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan rencana menghadiri KTT G7 yang akan diselenggarakan di Italia, yang dianggap suatu kehormatan bagi Indonesia.

Kepala Negara menegaskan, kunjungan kerja kenegaraan ke sejumlah negara tidak dapat dihindari, mengingat seluruh agenda tersebut memiliki nilai strategis yang signifikan bagi perekonomian nasional.

“Kita harus bernegosiasi, kita juga harus menggali potensi-potensi yang ada dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan krusial dan strategis dengan kelompok negara-negara tersebut yang bisa dikatakan sebagai blok ekonomi yang sangat penting, sangat krusial bagi kelangsungan perekonomian kita,” ujarnya.

Presiden menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, termasuk konferensi videomenjaga komunikasi yang efektif selama kunjungan kenegaraan dan bekerja di luar negeri.

“Jadi, hal yang saya anggap penting adalah kita bisa mengadakan pertemuan secara menyeluruh konferensi video“katanya.

Presiden juga mengimbau jajaran Kabinet Merah Putih untuk meninggalkan budaya protokoler yang berlebihan dan beralih bekerja secara kolaboratif dan terbuka.

“Jadi silakan gunakan teknologi ya, tapi tentunya untuk hal-hal yang rentan tidak perlu melalui telepon,” tutupnya.

Hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut para Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Dewan Perekonomian Nasional, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, dan para Kepala Badan. (KS/DNS)



RubrikPos.com Network

Berita Terkait

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Berita Terbaru