Klarifikasi Video Ambulans: Satpol PP Surabaya Minta Maaf Atas Kejadian Viral – Kabarjagad

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarjagad, Surabaya – Plt Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irna Pawanti memberikan klarifikasi menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan anggota Satpol PP Kota Surabaya diduga menghalangi mobil ambulans, pada Rabu (23/9/2026) malam.

Dalam video tersebut, anggota Satpol PP terlihat berada di dekat ambulans milik BPJS Watch Surabaya yang membawa jenazah hendak menuju Sampang, Madura.

Menanggapi video tersebut, Irna mengatakan pihaknya telah memanggil anggota terkait ke kantor Satpol PP Kota Surabaya untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

“Anggota sudah kami panggil. Kronologi kejadian sebenarnya juga sudah kami ketahui,” kata Irna, Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat anggota Satpol PP melihat dua kaca spion ambulans tertutup. Ia kemudian mencoba memberi tahu pengemudi tentang kondisi tersebut.

“Yang bersangkutan awalnya ingin memberi tahu pengemudi tentang kaca spion yang tertutup. Namun karena suara sirinenya cukup keras, apa yang ingin disampaikan tidak terdengar jelas oleh pengemudi ambulans,” jelasnya.

Karena tidak mendapat respon, anggota tersebut kemudian mengetuk jendela ambulans. Ia meminta pengemudi meredam suara sirine sekaligus menanyakan kondisi barang yang dibawa di dalam kendaraan.

“Petugas kita juga yang mengetuk jendela. Dia minta tolong untuk mengecilkan sirinenya dulu, sambil teriak-teriak buka atau tidak (cermin). Niatnya mau bantu, dia juga tanya apakah ambulans itu membawa jenazah atau membawa orang yang sakit,” imbuhnya.

Setelah mengetahui ambulans membawa jenazah, anggota Satpol PP kemudian mempersilakan kendaraan tersebut melanjutkan perjalanan.

“Setelah mengetahui ada jenazah di dalam, anggota kami langsung mempersilakan kami melanjutkan perjalanan dan tidak ada niat untuk menghalangi,” jelasnya.

Irna menegaskan, saat kejadian anggota sedang dalam perjalanan dari rumah menuju kantor untuk melaksanakan tugas shift malam. Menurut dia, kejadian tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi antara petugas dan sopir ambulans.

“Jadi saat sopir ambulans membuka jendela, sudah terjadi miskomunikasi. Saat kejadian, anggota kami sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja, dari rumah menuju kantor untuk tugas malam,” tegasnya.

Permasalahan ini kemudian diselesaikan melalui mediasi yang dilakukan Kecamatan Bulak dengan didampingi pejabat daerah dan pejabat samping. Dalam mediasi tersebut, anggota Satpol PP terkait menjelaskan permasalahannya dan meminta maaf kepada sopir ambulans.

“Kedua belah pihak juga sudah saling memaafkan dan menyelesaikannya secara damai. Anggota kami juga sudah memberikan pernyataan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irna berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Satpol PP Surabaya juga akan melakukan evaluasi dan mengingatkan seluruh anggotanya bahwa dalam menjalankan tugas di lapangan harus selalu mengedepankan sikap humanis dan komunikasi yang baik, terutama saat berhadapan dengan kendaraan yang memiliki keperluan darurat.

“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kami juga akan mengingatkan anggota kami untuk selalu mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam menangani kendaraan yang memiliki keperluan darurat,” tutupnya. (irm)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Anies Beberkan Penyebab Banjir Jakarta dan Sebut 17 RW Terendam Banjir
Komentar Jokowi Soal 2 Tahun Prabowo-Gibran: Apakah Mereka Merasakan Manfaatnya?
Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap
Minecraft: Pembaruan Edisi Batuan Dasar 26.60 Menghadirkan 600+ Perbaikan Bug Terbaru
Masih ingat Rohee? Bocah Stiker Whatsapp Viral Kini Sudah Besar, Bikin Pangling!
Pria Pembawa Senjata Tajam Saat Demo di Jogja Ditangkap Polda DIY
Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Roy-Tifa, Bonjowi: Ijazahnya Harus Diperiksa
(LENGKAP) Perbarui! Polisi Ungkap 139 Orang Jadi Korban Keracunan Gas Pabrik di Karawang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Anies Beberkan Penyebab Banjir Jakarta dan Sebut 17 RW Terendam Banjir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:20 WIB

Komentar Jokowi Soal 2 Tahun Prabowo-Gibran: Apakah Mereka Merasakan Manfaatnya?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Minecraft: Pembaruan Edisi Batuan Dasar 26.60 Menghadirkan 600+ Perbaikan Bug Terbaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Masih ingat Rohee? Bocah Stiker Whatsapp Viral Kini Sudah Besar, Bikin Pangling!

Berita Terbaru

Headline

Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:00 WIB