Kasus Influenza A Melonjak 46 Persen, Kesiapan Faskes Harus Diperkuat

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (Lentera) — Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes) menyusul meluasnya kasus Influenza A yang melonjak hingga 46 persen.

Ia mengatakan, kesiapan rumah sakit dan puskesmas dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan pasien, terutama kelompok rentan seperti balita dan lansia. “Kami mendapat informasi adanya peningkatan kasus Influenza A di masyarakat. Kondisi ini perlu disikapi dengan penguatan pelayanan kesehatan dan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien tertular harus menjadi prioritas,” kata Neng Eem di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Data resmi Kementerian Kesehatan pada minggu ke-36 (19/9/2026) mencatat proporsi positif influenza melonjak tajam hingga 46 persen. Dari 86 spesimen positif yang diperiksa, mayoritas didominasi oleh varian Influenza A(H1N1)pdm09, dengan 42 persen penderitanya adalah balita berusia 0–4 tahun.

“Anak-anak dan orang lanjut usia harus mendapat perhatian khusus karena mereka adalah kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan ekstra. Pemerintah harus memastikan mereka memiliki akses terhadap pemeriksaan dan pengobatan yang cepat,” tegas Neng Eem menanggapi data Kementerian Kesehatan.

Neng Eem mengingatkan pemerintah untuk memperketat sistem pengawasan, memastikan ketersediaan obat-obatan, dan mengoptimalkan kesiapan tenaga medis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Penguatan deteksi dini diperlukan agar lonjakan pasien tidak menimbulkan keadaan darurat atau membebani kapasitas rumah sakit.

Jangan sampai peningkatan kasus membebani fasilitas kesehatan. Pemerintah harus memastikan kesiapan layanan kesehatan dari tingkat pertama hingga rumah sakit dalam mendeteksi dan merawat pasien, kata legislator dari Fraksi PKB itu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala klinis umum seperti demam tinggi, menggigil, nyeri otot, dan sesak napas. Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diminta kembali digalakkan untuk menurunkan angka penularan di lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan meningkatkan kewaspadaan melalui pola hidup bersih dan sehat. Jika mengalami gejala serius atau kondisi semakin memburuk, segera periksakan ke fasilitas kesehatan,” kata Neng Eem.

Selain itu, legislator asal Jawa Barat ini mendesak Kementerian Kesehatan untuk gencar melakukan edukasi masif kepada masyarakat mengenai perbedaan infeksi influenza biasa dan Influenza A. Penyebaran informasi resmi yang akurat dinilai penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

“Pemerintah perlu memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar mengenai gejala dan pencegahan Influenza A. Edukasi masyarakat yang cepat akan membantu masyarakat mengambil keputusan medis yang tepat,” tutupnya.

Redaktur: Lutfiyu Handi

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif
Gempa M4.0 Berpusat di Laut Barat Laut Karatung, BMKG Sampaikan Data Awal
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WIB

Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena

Kamis, 5 November 2026 - 18:25 WIB

Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan

Berita Terbaru