BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Indonesia

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Ambon – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan informasi peringatan dini potensi gelombang tinggi yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah perairan di Indonesia. Gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian antara 1,25 meter hingga 4,0 meter.

Prakiraan BMKG, Ryan Putra Pambudi, mengeluarkan imbauan keselamatan ini yang ditujukan kepada seluruh pihak pelayaran, baik nelayan kecil, operator tongkang dan penyeberangan, serta masyarakat yang bekerja di wilayah pesisir dan lautan.

Peringatan dini ini diterbitkan pada tanggal 20 September 2026 di Jakarta dan berlaku mulai tanggal 21 September 2026 pukul 07:00 WIB sampai dengan tanggal 24 September 2026 pukul 07:00 WIB.

Potensi gelombang tinggi hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Aceh hingga Lampung, serta Samudera Hindia selatan Banten hingga NTT. Sedangkan gelombang sedang dengan rentang 1,25–2,5 meter berpotensi melanda wilayah seperti Selat Malaka, Laut Jawa, Laut Flores, Selat Makassar, Laut Maluku, Laut Banda, Laut Arafuru, dan Samudera Pasifik utara Papua.

Fenomena gelombang tinggi ini disebabkan oleh kondisi sinoptik pola angin utara khatulistiwa Indonesia yang bertiup dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 6–25 knot, sedangkan selatan khatulistiwa bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan yang sama. Potensi kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Mentawai hingga Lampung, Samudera Hindia sebelah selatan Banten, Laut Natuna Utara, dan Selat Makassar bagian selatan.

BMKG mengimbau pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Kapal nelayan berisiko tinggi jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 m. Kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 m, sedangkan kapal feri berisiko jika angin bertiup 21 knot dengan tinggi gelombang mencapai 2,5 m.

Masyarakat dan pelaku industri pelayaran diimbau untuk terus memantau informasi cuaca laut terkini dari BMKG guna menjaga keselamatan pelayaran pada masa peringatan tersebut.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Berita Terbaru