BMKG Kalbar: Musim Hujan Berangsur Masuk, Puncaknya Diprediksi Desember-Januari

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KALBARONLINE.com – Musim hujan akan mulai memasuki sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada Oktober 2026. Namun awal musim hujan tidak terjadi secara bersamaan karena tiap wilayah memiliki waktu yang berbeda.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar Erika Mardiyanti menjelaskan wilayah Kalbar tengah dan utara sudah memasuki musim hujan pada paruh kedua Oktober ini. Sementara beberapa wilayah lainnya diperkirakan akan memasuki musim hujan pada bulan berikutnya.

“Ada beberapa daerah yang musim hujannya agak tertinggal, yakni Ketapang bagian selatan. Baru masuk musim hujan di bulan November,” kata Erika, Selasa (6/10/2026).

Perbedaan waktu juga terjadi pada puncak musim hujan. Sebagian Kalimantan Barat diperkirakan akan mencapai puncak musim hujan pada bulan Desember 2026. Sedangkan Ketapang bagian selatan diperkirakan akan mengalami puncak musim hujan pada bulan Januari 2027.

Jadi puncaknya Desember dan Januari. Karena musim hujan tiap daerah berbeda-beda, ujarnya.

Menurut Erika, perbedaan tersebut terjadi karena waktu masuk musim hujan yang tidak sama di setiap daerah. Kondisi musim hujan perlu dicermati berdasarkan wilayah masing-masing agar tidak semua wilayah mengalami kondisi yang sama dalam waktu yang bersamaan.

Selain membahas musim hujan, Erika juga menjelaskan fenomena El Nino yang berpotensi mempengaruhi kondisi hujan. Ia mengatakan, musim kemarau dan musim hujan merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya, sedangkan El Nino merupakan dinamika yang terjadi secara global.

“Antara El Nino dan hadirnya El Nino di musim kemarau tentunya akan meningkatkan pengurangan air hujan di wilayah kita,” jelasnya.

Dengan demikian, musim hujan di Kalbar diperkirakan akan berlangsung bertahap. Sejumlah wilayah mulai memasuki musim hujan pada bulan Oktober, sedangkan Ketapang bagian selatan menyusul pada bulan November. Puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan Desember hingga Januari. (Tutup)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Payakumbuh Terapkan PJJ Dua Hari Imbas Kualitas Udara Memburuk
FK Yasin Payakumbuh Perkuat Ekonomi Anggota, 59 Pelaku UMKM Terima Bantuan
Pak Prabowo Gayo Lues “Banjir akan kembali, tolong bantu daerah kami pak”
Empat Atlet Wushu Payakumbuh Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Bidik Emas
Pemkot Gunungsitoli Sambut Baik Kunjungan Deputi BASARNAS, Kesiapsiagaan SAR Jadi Fokus » Pemkot Gunungsitoli
Update Harga Sembako Jatim Hari Ini: Cabai Besar dan Keriting Masih Naik, Rawit Turun Tipis
Asing Berambisi Ambil Alih Bisnis MI dan Pelanggan Kaya Indonesia, Ini Yang Terbaru
Komisioner KPU-Bawaslu Lapor ke DKPP Terkait Lolosnya PKPU Gibran
Tag :