Viral Pemecatan Kapolda Jateng Irjen Roy Usai Penggerebekan di Pesantren, Ini Faktanya

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ESPOS.ID – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan (kanan), saat jumpa pers di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (Solopos/Adhik Kurniawan).

Esposin, SEMARANG — Sebuah postingan viral di media sosial (Medsos) menceritakan pemecatan Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan merupakan buntut dari pembakaran Warung Mie dan Babi yang berujung penggerebekan di dua Pondok Pesantren (Ponpes) di Sukoharjo dan Karanganyar. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi pemberhentian Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto tidak benar alias hoax.

Salah satu akun yang membagikan unggahan tersebut adalah akun Instagram @bayuardyeanyahoo.co.id. Saat berita ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapat 5.015 suka dan 607 komentar.

BRI Peduli Bagikan Masker & Vitamin untuk Lindungi Warga dari Abu Vulkanik

“Kapolri mencopot Kapolda yang membobol pesantren santri penghafal Alquran,” tulis akun narasi @bayuardyeanyahoo.

Kabid Humas Polda Jateng, Kompol. Yuliyanto membantah pemecatan tersebut. Ia menegaskan, unggahan tersebut tidak berdasar alias berita bohong.

“Hoax,” kata Kompol. Yuliyanto kepada Espos, Rabu (4/11/2026).

Profil Singkat Irjen Polisi. Roy Hardi Siahaan

Sebelum disorot dalam aksi penggerebekan di dua pesantren, nama Roy Hardi Siahaan sebenarnya sempat menyedot perhatian karena sebagian karirnya ditempa di bidang penyidikan dan pemberantasan narkotika. Sebelum diangkat memimpin Polda Jateng, ia terdaftar di Bareskrim Polri Pati dengan penugasan sebagai Direktur Penindakan dan Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 8 Juni 2023.

Selaku Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan menangkap buronan narkoba Dewi Astutik alias Mami di Sihanoukville, Kamboja, pada tahun 2025. Operasi ini melibatkan kerja sama BNN dengan Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan Bea dan Cukai.

Dewi Astutik disebut-sebut menjadi buronan internasional terkait jaringan penyelundupan narkotika. Kasus tersebut terkait penyelundupan sekitar 2 ton sabu dari jaringan Segitiga Emas yang sebelumnya berhasil digagalkan.

Roy Hardi Siahaan juga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di bidang narkotika. Di antaranya Kepala BNNP Maluku Utara tahun 2020, Kepala BNNP Kalimantan Tengah tahun 2021, Direktur Narkoba BNN tahun 2022.

Sedangkan dengan pengalaman di Polri, Roy Hardi Siahaan pernah menjabat Kasatresmrim Polrestabes Semarang. Latar belakang tersebut membuat Jawa Tengah bukanlah daerah yang sepenuhnya asing baginya.

Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Kini, pengalaman Roy di bidang penyidikan dan pemberantasan narkotika akan dibawa ke Polda Jateng setelah dipercaya menjadi Kapolda.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jokowi Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Ini Jalan yang Akan Ditutup
Perkuat Kamtibmas, Kapolres OKU Selatan Ajak Warga Berdialog Langsung
Yusril Sebut Motif Penyadapan Sedang Diusut, Listyo Sigit Ingin Prabowo ‘Dilumpuhkan’ Jalankan Pemerintahan
BMKG Peringatan Badai Petir dan Angin Kencang di Kalimantan Selatan 4–10 November
Ajudan Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy-Tifa
Di Tengah Aksi, Wanita Polres Sukoharjo Bagikan Permen dan Air Mineral
Cegah Korupsi, KPK Tugaskan 2 Anggota Awasi Tata Kelola BGN dan Program MBG
Gubernur NTB menegaskan, Sekda Lombok Barat akan membangun birokrasi berbasis sistem
Tag :