Rabu, 04 November 2026 – 19:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Joko Widodo (Jokowi). Foto: Tangkapan layar Youtube Biro Penerangan TNI
jpnn.comJAKARTA – Hubungan politik Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disinyalir mulai mengalami keretakan.
Kasus dugaan penyadapan yang melibatkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka disebut berpotensi menjadi titik balik hubungan politik kedua tokoh tersebut.
Pengamat politik sekaligus Direktur SCL Taktika Consultants, Iqbal Themi menilai kasus ini bisa mengungkap ketegangan politik yang selama ini tidak terlihat di permukaan.
“Menurut bacaan saya, hubungan politik antara Prabowo dan Jokowi berpotensi memasuki fase perpecahan yang lebih terbuka. Keduanya mungkin masih menjaga hubungan personal, namun bukan berarti semua kepentingan politiknya masih selaras. Kasus Listyo bisa membuka kotak Pandora bagaimana kompromi kekuasaan yang selama ini dipertahankan mulai kehilangan keseimbangan,” kata Iqbal.
Iqbal menilai kasus Listyo memiliki dimensi politik yang menarik karena rekam jejak kedekatannya dengan Jokowi selama ini.
Listyo bukan sosok sembarangan dalam lingkaran kekuasaan Jokowi. Kedekatannya dibangun di Solo, berlanjut sebagai ajudan Presiden hingga dipercaya menjadi Kapolri. Oleh karena itu, ketika sosok yang begitu dekat dengan Jokowi terseret dalam dugaan penyadapan terhadap Prabowo, wajar jika muncul pertanyaan besar tentang masa depan hubungan politik keduanya, kata Iqbal.
Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah penyidik menyebut dugaan penyadapan sudah terjadi sejak tahun 2025.
Iqbal juga menilai motif dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi Presiden perlu diungkap secara transparan.
Kasus Listyo memiliki dimensi politik yang menarik karena rekam jejak kedekatannya dengan Jokowi selama bertahun-tahun
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














