BGN Menghemat Anggaran Program MBG Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp44 triliun dalam 100 hari pelaksanaan. Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penghematan melalui penyesuaian alokasi anggaran, pemotongan insentif yayasan, pembatasan biaya operasional dapur, dan pengembalian dana bermasalah ke kas negara, dilansir Detik Finance. Kepala BGN Sudaryono mengatakan penghematan tersebut berasal dari sejumlah kebijakan pengelolaan anggaran dan pengendalian dana program.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis (29/10/2026). Jadi total efisiensi yang kita hasilkan dari uang rakyat dalam 100 hari adalah Rp44 triliun, kata Sudaryono, Kepala BGN.

Kontribusi terbesarnya salah satunya berasal dari penyesuaian alokasi anggaran BGN. Anggaran yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp268 triliun dipotong menjadi Rp229 triliun, sehingga Rp38 triliun dikembalikan ke kas negara.

Selain penyesuaian alokasi, BGN juga mengubah skema insentif bagi yayasan yang terlibat dalam pelaksanaan program. Kebijakan ini terbit pada 5 Oktober. Besaran insentif yang sebelumnya mencapai Rp6 juta per hari diubah menjadi Rp2 ribu per ompreng. Menurut Sudaryono, perubahan mekanisme tersebut menghasilkan penghematan sekitar Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun.

Pengendalian biaya operasional dapur juga menjadi bagian dari upaya efisiensi. Sebelumnya, dana operasional sebesar Rp3 ribu diberikan dengan mekanisme at cost atau berdasarkan biaya yang dilaporkan. Sudaryono menjelaskan, sistem ini berpotensi memicu pemborosan jika biaya yang dilaporkan melebihi batas kewajaran. Dalam praktiknya, pengeluaran yang dilaporkan bahkan bisa mencapai Rp4 ribu hingga Rp5 ribu.

Untuk mengendalikan pengeluaran tersebut, BGN membatasi dana operasional maksimal Rp3 ribu. Kebijakan pembatasan ini ditargetkan dapat menghasilkan tambahan penghematan sebesar Rp3 triliun pada akhir tahun. Selain penyesuaian anggaran dan operasional, BGN juga mengembalikan dana dari rekening Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah atau fiktif.

Hasil penyisiran 414 rekening menghasilkan pengembalian sebesar Rp311,25 miliar ke kas negara. BGN pun menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan mengembalikan dana sebesar Rp160,37 miliar. Imbal hasil tersebut merupakan bagian dari total imbal hasil efisiensi dan anggaran yang dilaporkan mencapai Rp 44 triliun.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Mimika Diskop Pastikan KDMP Atuka Tetap Berjalan, Dikonfirmasi 2 Pendamping
Cuaca Simeulue Hari Ini, 30 Oktober 2026: Hujan Ringan dengan Suhu 24-27 °C
Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka
Tinjauan Lengkap – Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
Iman dan dbatlayar Berkolaborasi Lewat Single Terbaru “Kupu-Kupu”
120 Miliar Dikira Akan Dicairkan, Ketua DPRD NTB: Kami ikhlas
Kuasa Hukum Gibran Tunjukkan Gelar SD hingga Sarjana di Sidang PTUN, Tapi Tak Ada Ijazah SMA
Basarnas Kendari Latih Narapidana dan Petugas Lapas Wanita dalam Simulasi – Evakuasi Bencana
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mimika Diskop Pastikan KDMP Atuka Tetap Berjalan, Dikonfirmasi 2 Pendamping

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Cuaca Simeulue Hari Ini, 30 Oktober 2026: Hujan Ringan dengan Suhu 24-27 °C

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tinjauan Lengkap – Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

BGN Menghemat Anggaran Program MBG Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

Berita Terbaru

Headline

Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:20 WIB