120 Miliar Dikira Akan Dicairkan, Ketua DPRD NTB: Kami ikhlas

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

kicknews.hari ini – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Baiq Isvie Rupaeda mengaku rendah hati dan ikhlas dengan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang menghapus anggaran pokok pikiran (Pokir) DPRD senilai Rp 120 miliar.

Isvie menegaskan, DPRD NTB menerima keputusan tersebut sebagai bentuk kepatuhan dan tindak lanjut arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Semua sudah kami terima, dan sesuai dengan apa yang sudah kami sampaikan berulang kali, DPRD mengikuti kewenangan KPK,” tegas Baiq Isvie saat ditemui di Bale Kita Islamic Center Mataram usai peluncuran buku internasional bertajuk “Dua Pulau, Satu Benang: Tekstil Lombok & Bali” (atau Dua Pulau, Satu Benang: Tekstil Lombok dan Bali), Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, seluruh anggota legislatif menyetujui keputusan tersebut dan tidak mempermasalahkan penghapusan anggaran yang berpotensi menambah kelebihan saldo anggaran (Silpa) pada APBD 2026.

“Tidak apa-apa, itu yang sudah kita sepakati,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB bersama DPRD sepakat menghilangkan sejumlah anggaran Pokir senilai Rp120 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Kebijakan ini diambil pemerintah setelah Inspektorat mengevaluasinya sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah NTB Abul Ketua meminta anggota dewan menerima hasil penataan tersebut.

Dia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kemudian ditangani Inspektorat NTB. Usulan program yang tidak memenuhi kriteria yang disepakati tidak akan dilanjutkan.

Menurutnya, Pemprov dan DPRD perlu menghormati hasil evaluasi serta memperbaiki kekurangan usulan program. Dia menegaskan, keputusan tersebut bukan atas dasar paksaan agar dewan merelakan anggarannya.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga memastikan persoalan pemikiran tidak menghambat pembahasan APBD 2027. Ia membantah adanya tawar-menawar politik antara Pemprov dan DPRD terkait evaluasi tersebut.

Tidak ada tawar-menawar. Tidak, Insya Allah, kata Abul di Mataram, Rabu (28/10/2026), menanggapi kemungkinan evaluasi pemikiran menghambat pembahasan APBD. (wii)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka
Tinjauan Lengkap – Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
BGN Menghemat Anggaran Program MBG Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Iman dan dbatlayar Berkolaborasi Lewat Single Terbaru “Kupu-Kupu”
Kuasa Hukum Gibran Tunjukkan Gelar SD hingga Sarjana di Sidang PTUN, Tapi Tak Ada Ijazah SMA
Basarnas Kendari Latih Narapidana dan Petugas Lapas Wanita dalam Simulasi – Evakuasi Bencana
Prakiraan Cuaca Muko Muko Hari Ini 30 Oktober 2026: Udara Berkabut, Suhu 22-30 °C
Bandara Pattimura Raih Penghargaan CSR dari Pemerintah Kota Ambon
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tinjauan Lengkap – Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

BGN Menghemat Anggaran Program MBG Rp 44 Triliun dalam 100 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Iman dan dbatlayar Berkolaborasi Lewat Single Terbaru “Kupu-Kupu”

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:00 WIB

120 Miliar Dikira Akan Dicairkan, Ketua DPRD NTB: Kami ikhlas

Berita Terbaru

Headline

Demonstrasi mahasiswa Indramayu memanas, 3 orang luka-luka

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:20 WIB

Headline

120 Miliar Dikira Akan Dicairkan, Ketua DPRD NTB: Kami ikhlas

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB