Sejumlah tembakan gas air mata terdengar di Jalan Imam Bonjol, hingga terjadi bentrokan dan pengerahan meriam air sekitar pukul 18.20 WIB.
Sebelum situasi memanas, massa mahasiswa dan elemen masyarakat sipil sempat berkumpul di kawasan Bundaran HI dan sekitar Gedung UOB.
Mereka menggelar aksi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 untuk menyampaikan tuntutannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah masyarakat yang hendak bergerak menuju Bundaran HI dihadang barikade keamanan. Sore harinya pengunjuk rasa masih berkumpul di depan Gedung UOB dan meminta polisi membuka akses ke kawasan tersebut.
Ketegangan kemudian meningkat ketika aparat berusaha membubarkan massa. Gas air mata ditembakkan ke arah demonstran dan kendaraan meriam air digunakan untuk mendorong massa menjauh dari titik yang dijaga aparat.
Peristiwa tersebut membuat situasi di sekitar Jalan Imam Bonjol dan akses Bundaran HI memprihatinkan hingga malam hari.
Aksi ini merupakan bagian dari aksi unjuk rasa bertajuk #IndonesiaSadar yang melibatkan mahasiswa, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), bersama elemen masyarakat sipil.
Sejak siang, massa menyuarakan sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah dan menuntut pelaksanaan amanat konstitusi.
Lima tuntutan utama massa antara lain penetapan status bencana nasional dan penegakan hukum terhadap korporasi yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan; penggunaan APBN untuk kepentingan rakyat; pengurangan biaya pendidikan dan pemerataan layanan dasar; mengakhiri penyalahgunaan hukum dan memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme; serta memulihkan kebebasan berekspresi dan mengakhiri militerisasi ruang sipil.
Dampak aksi tersebut juga terasa terhadap arus lalu lintas di kawasan pusat Jakarta. Sejumlah ruas jalan di sekitar Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, dan akses Bundaran HI mengalami pembatasan atau pengalihan perhatian saat aksi unjuk rasa.
Pukul 20.53 WIB aksi di sekitar Bundaran HI sudah bubar dan akses jalan kembali dibuka. Petugas masih berjaga dan membersihkan area yang sebelumnya digunakan untuk aksi.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














