S. Yusup, S. “KARMELE & ORANGUTAN JOMBANG?”

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

S.Yusup, S.

“KARMELE & ORANGUTAN JOMBANG?”

Sosok tersebut tentu asing bagi sebagian orang, namun bagi komunitas penggiat lingkungan hidup, khususnya pecinta orangutan, itu adalah sebuah sebutan. Karmele Liano Sánchez (lahir 10 Juli 1978) adalah ‘4 jempol. Apalagi di era Karhutla 2026, wajahnya kerap menghiasi media sosial. Karena selain aktivis, ia juga seorang primatologis; ilmuwan/peneliti/ahli primata (sekelompok mamalia yang mencakup monyet, kera, orangutan, simpanse, lemur, tarsius, dll.) yang juga seorang dokter hewan dari Spanyol. Pada tahun 2003, setelah menyelesaikan gelar dokter hewan, ia ‘bermigrasi’ ke Indonesia untuk menjadi sukarelawan di pusat penyelamatan satwa liar,

Kemudian pada tahun 2006 didirikan Yayasan Inisiasi Rehabilitasi Alam Indonesia (YIARI) sebuah organisasi non-pemerintah yang fokus pada pelestarian satwa liar. Karyanya berpusat pada kukang, kera, dan orangutan di pusat rehabilitasi yang berlokasi di Bogor dan Ketapang, Kalimantan Barat.

Pada tahun 2011 mendapatkan gelar Doktor dan sejak 17 Januari 2014 YIARI memperoleh akreditasi dari Federasi Suaka Margasatwa Global (GFAS), A pengakuan kelas dunia yang melegalkan dan mengakui pusat tersebut sebagai suaka margasatwa.

“Karmele menikah dengan Argitoe Ranting, ahli pelacakan orangutan Dayak dan aktivis lingkungan hidup asal Indonesia yang kini menjabat sebagai Direktur Operasional Program YIARI,” Jadi Mak Orut seekor orangutan asal hutan Jombang dan sekitarnya bercerita kepada anaknya, Shasha.

Mak Orut masih berkata. Pada tahun 2007, Karmele dianugerahi Naider Action and Commitment Prize oleh Naider,sebuah organisasi dari Bilbao, Spanyol yang berkomitmen untuk membangun masyarakat yang inovatif secara ekonomi, adil secara sosial, dan bertanggung jawab secara ekologis. Na ider menggambarkan Karmele sebagai sosok yang sangat berharga, yang mencerminkan kualitas dan pembelaan terhadap prinsip-prinsip yang menjadi dasar visi dunia berkelanjutan.

“Bu Karmele ada di Kalimantan, Bu. Coba telepon Presiden Republik Fabeliani – Nona Pussy Noni, bagaimana caranya mengajak Bu Karmele bermain di hutan Jombang, bertukar pengalaman dengan kami di sini. Apa yang akan Anda katakan kepada Presiden, Bu?”, Shasha bertanya sambil mengatur ibunya.

.

Mak Orut tersenyum, “Ada beberapa hal yang ingin bapak sampaikan, kami memang buronan orangutan sumatera yang diselundupkan oleh pemburu liar. Ayah dan kakek nenek kami dibunuh oleh mereka dalam perjalanan ke sini karena melawan. Ibumu yang saat itu sedang hamil berhasil melarikan diri ke sini. Hutan Jombang bukan tempat kami tinggal karena di sini merupakan hutan jati dan hutan produksi Perhutani . Iklim dan ketersediaan buah-buahan sangat berbeda dengan hutan pedalaman Kalimantan atau Sumatera tempat orangutan mencari makanan. Tapi kami ada, meski jumlahnya terbatas, kami pendatang gelap di Jombang nak. Ahahaha,” Kemudian Mak Orut mengajak Shasha mendoakan ribuan orangutan yang belum ditemukan dan para relawan yang meninggal akibat kebakaran hutan dan lahan tahun 2026.

Usai berdoa, Mak Orut membuka laptopnya dan meminta Shasha membacakan dokumen-dokumen yang telah disiapkan jika Karmele datang ke hutan Jombang, antara lain;

.

1. Terbentuknya “Power of Mama” (Pemberdayaan Perempuan Lokal) Versi Jombang

Di Kalimantan Barat, inovasi terbesar Karmele adalah membentuk kelompok perempuan pemadam kebakaran hutan yang disebut Kekuatan Mama. Di Jombang, konsep ini akan saya adopsi dengan merangkul ibu-ibu di sekitar lereng Gunung Anjasmoro (seperti di Wonosalam) atau daerah rawan seperti Mojoagung dan Ngoro.

    • Peran mereka: Menjadi garda terdepan edukasi yang mengetuk pintu masyarakat untuk melarang pembakaran daun tebu atau sampah, dan melakukan deteksi dini jika melihat kepulan asap saat patroli harian.

2. Edukasi intensif bagi petani tebu dan pemilik lahan

Sebab pemicu utama di Jombang adalah pembukaan lahan tebu dengan cara dibakar (kesalahan manusia), saya akan langsung berdialog dengan kelompok tani. Kami akan mendidik mereka tentang bahaya angin kencang pada musim kemarau sehingga kebakaran tidak dapat dikendalikan, serta memperkenalkan metode pengelolaan limbah daun tebu yang lebih ramah lingkungan tanpa membakarnya (misalnya, mengolahnya menjadi kompos atau mulsa).

3. Evakuasi dan Perlindungan Satwa Liar setempat

Meski Jombang kekurangan orangutan, kawasan hutan seperti Wonosalam juga menjadi rumah bagi satwa liar Jawa yang dilindungi monyet ekor panjang, burung endemik, dan macan tutul jawa.

“Kalau Bu Karmele datang ke Jombang, Shasha ingin mendaftar jadi relawan ya Bu. Jangan khawatir jika dia dipimpin oleh orang yang kredibel di bidangnya. Shasha akan melakukan penyisiran di perbatasan hutan yang terbakar di Jombang > 148 hektar untuk menyelamatkan dan mengobati hewan yang terluka, dehidrasi, atau menguburkannya secara layak, Bu”

‘Bruukkk..!

Mak Orut pingsan karena tergerak

Hiu itu berkeliling, sampai jumpa lagi!

(Merah-01/Foto.ist)

#sahabat KPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJurnalisme | #Fabjour

| #FabelianoRepublik | #Gibranisme | #DariBandungWeFight! | #Karhutla2026

(Semua karakter binatang dalam artikel ini merupakan personifikasi sindiran untuk ikut serta dalam kampanye antikorupsi)

“Saat manusia takut untuk bersuara menentang korupsi, hewan akan mengambil alih!”

“Saat manusia bingung dan takut bicara anti korupsi, hewanlah yang mengambil alih!”

CATATAN REDAKSI:

Pada kesempatan kali ini juga. kami, atas nama manajemen dan tim editorial Koranprabowo.id, Aku minta maaf untuk saat ini, Senin, Tanggal. 26 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tanggal. 2 Mei 2026 website Koranprabowo.id ‘tidak dapat diakses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyedia jasa (PT. QCI) – yang juga diakuinya. Terakhir tanggal 6 Mei 2026. Jadi untuk sementara kami akan memigrasikan/menampilkan semua informasi teman relawan di sini, di Koranjokowi.com. Dua kali pemanggilan tidak digubris, kami juga sudah meminta 9 lembaga negara untuk mengurus kasus ini (KSP, Sekretariat Negara RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK), tenang saja kawan. Harap menghindari isu-isu terkait tudingan ‘pembunuhan’ yang disengaja terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau tudingan ‘konspirasi politik’. Santai saja kawan..Semua akan indah pada waktunya. Dan saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Hiu berkeliaran, Sampai jumpa nanti!

=====

  • #RepublikFabeliano,”PRESIDEN Pimpin Sholat ISTISQA KARHUTLA 2026″
  • Gusmar, A. #FabelianoRepublic. “HITAM PUTIH MENJAGA KOTA JAKARTA”
  • #RepublikFabeliano, “RP 2,7 MILYAR DIAMBIL 320 SISWA HANTU?”
  • #RepublikFabeliano, “YO BABE SURATMAN, JAMBI BUTUH NISAN 6,8 MILYAR!”
  • Tarzuki ‘i’o#RepublikFabeliano, “SISWA KOTA CIREBON DILARANG PINTAR?”
  • Yusda Setiawan, SH. “BISAKAH KORBAN ASING DAN PEMBATASAN ASAP BISA MENGAMBIL CLASS ACTION?”
  • Trio Sihombing, #RepublikFabeliano: “JUTAAN SERANGGA DI KABUPATEN BOGOR BERAKSI”
  • #Gibranism, “RELAWAN CARHUTLA 2026, SIAPA YANG DIANGGAP TIDAK ADA!?”
  • #NonaJokowi, “Tepuk tangan yang BENAR & MISS JOKOWI!?”
  • #RepublikFabeliano, “SIAPA YANG BISA MENIRU ANISSA DAN RALINE SHAH?”


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Presiden Prabowo menegaskan, kerugian negara tetap ada unsur korupsi
Cara Update Windows 10 ke 11 di Laptop
Perkuat Sinergi Penanganan Darurat, Basarnas Taliabu Jalin Koordinasi dengan Pemkab Pulau Taliabu
Klasemen Terbaru BRI Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib Empat Besar, Persebaya Bangkit
SAH Mendukung Perjuangan Wakil Menteri Kesehatan Mensukseskan Program Kesehatan Presiden Prabowo
Aspek Usia dan Kurang Ijazah, Gibran Telah Lakukan Pelanggaran Etika, Moral dan Keteladanan Pejabat
JK mengaku hubungannya dengan Jokowi mungkin renggang pasca polemik ijazah
Menko Hukum dan HAM Imipas Yusril Ihza Mahendra Temui Presiden Prabowo, Minta Arah Usulan DEN untuk Mendefinisikan Ulang Korupsi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Presiden Prabowo menegaskan, kerugian negara tetap ada unsur korupsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Cara Update Windows 10 ke 11 di Laptop

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Sinergi Penanganan Darurat, Basarnas Taliabu Jalin Koordinasi dengan Pemkab Pulau Taliabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Klasemen Terbaru BRI Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib Empat Besar, Persebaya Bangkit

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:03 WIB

SAH Mendukung Perjuangan Wakil Menteri Kesehatan Mensukseskan Program Kesehatan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Headline

Cara Update Windows 10 ke 11 di Laptop

Senin, 26 Okt 2026 - 23:00 WIB