Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Minta Kepastian Bertemu SF Hariyanto

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU (RA) – Rektor Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak), Desman Anugrah Natal Hulu, meminta kepastian jadwal pertemuan dengan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto untuk membahas aspirasi yang disampaikan pada aksi demonstrasi, Selasa (20/10/2026).

Permintaan tersebut disampaikan dalam dialog antara mahasiswa dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi yang mewakili pemerintah provinsi.

Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak menyepakati mekanisme pertemuan melalui undangan resmi. Mahasiswa meminta konfirmasi jadwal dan keterangan tertulis paling lambat tiga hari setelah tindakan.

Syahrial mengatakan, aspirasi mahasiswa sudah tertampung. Pihaknya juga sudah berkoordinasi untuk memfasilitasi pertemuan dengan pejabat terkait.

“Aspirasi yang disampaikan sudah kami tampung. Kami juga sudah konfirmasi melalui video call untuk memfasilitasi pertemuan tersebut. Kami siap menerima kedatangan mahasiswa sesuai jadwal yang akan disepakati,” kata Syahrial.

Ia menjelaskan, undangan tertulis diperlukan agar mekanisme pertemuan jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Undangan tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi melalui rektorat masing-masing universitas.

Meski demikian, mahasiswa meminta pertemuan tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan aspirasinya secara menyeluruh. Mereka juga meminta agar tidak ada pembatasan jumlah peserta atau nama-nama tertentu yang bisa hadir.

“Kami datang untuk membawa nama universitas dan mewakili rekan-rekan mahasiswa lainnya. Aspirasi yang kami sampaikan tidak hanya dari mahasiswa yang hadir pada hari ini, tetapi juga mewakili rekan-rekan kami yang belum bisa hadir,” tegas Desman.

Menanggapi permintaan tersebut, Syahrial menyatakan setuju dengan prinsip yang disampaikan mahasiswa. Sedangkan kepastian teknis dan jadwal pertemuan akan dikoordinasikan melalui rektorat masing-masing universitas.

Mahasiswa kemudian meminta batas waktu maksimal tiga hari untuk mendapatkan kepastian jadwal dan undangan tertulis. Batasan waktu ini disepakati sebagai acuan komunikasi lanjutan antara kedua pihak.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ASI: Kepercayaan Masyarakat 61,4 persen
Aliansi Cipayung Plus Demo di DPRD Jambi, Desak Transparansi Dana Hutan dan Kebakaran Rp 30 Miliar
Virus! Greenpeace Memanjat Patung Bundaran HI
Pernyataan Trump Tidak Menyelamatkan Netanyahu
Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu Ini Periode 20 – 26 Oktober 2026: Cuaca Panas dan Kemarau Masih Berlanjut, Peluang Hujan Masih Ada di Sejumlah Daerah – Potensi Hujan Seminggu Depan
Update Demo 20 Oktober 2026 di Jakarta: Tuntutan Mahasiswa dan Situasi Terkini Malam Ini
PSI Tanggapi Jokowi Terkait Operasi Politik dan Penumpang Ilegal dalam Polemik Ijazah Gibran
Menari Kebaya dan Anne Avantie Membawa Pesan Perdamaian ke Praha
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:35 WIB

2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ASI: Kepercayaan Masyarakat 61,4 persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:15 WIB

Aliansi Cipayung Plus Demo di DPRD Jambi, Desak Transparansi Dana Hutan dan Kebakaran Rp 30 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Virus! Greenpeace Memanjat Patung Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Pernyataan Trump Tidak Menyelamatkan Netanyahu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu Ini Periode 20 – 26 Oktober 2026: Cuaca Panas dan Kemarau Masih Berlanjut, Peluang Hujan Masih Ada di Sejumlah Daerah – Potensi Hujan Seminggu Depan

Berita Terbaru

Headline

Virus! Greenpeace Memanjat Patung Bundaran HI

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:55 WIB

Headline

Pernyataan Trump Tidak Menyelamatkan Netanyahu

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:35 WIB