RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan rangkaian gempa yang terjadi belakangan ini, seperti di Bogor dan Sukabumi pada Kamis 15 Oktober 2026, serta gempa di Flores, tidak terkait langsung dengan aktivitas sesar di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Stasiun Geofisika Kelas II BMKG Balikpapan Andi Azhar Rusdin menjelaskan, gempa bumi di wilayah Jawa dan Flores merupakan proses pelepasan energi yang tidak berhubungan langsung dengan segmen sesar di Kalimantan Timur.
Proses pelepasan energi di wilayah Jawa dan wilayah Flores sebenarnya tidak ada hubungannya dengan segmen di wilayah Kalimantan Timur, kata Andi kepada rri.co.id, Selasa 20 Oktober 2026.
Meski demikian, Andi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena Kalimantan Timur memiliki sejumlah sesar aktif yang berpotensi memicu gempa bumi. Temuan Pusat Kajian Gempa Bumi Nasional tahun 2024 mengidentifikasi beberapa sesar di Kalimantan Timur dan sekitarnya, antara lain sesar Meratus, Loa Haur-Separi, Mangkakerja, Tanjung Selor, dan Kayan.
Salah satu sesar yang teridentifikasi yakni Loa Haur–Separi memiliki panjang sekitar 194 kilometer dan berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 7,4.
“Yang patut diwaspadai, Kaltim saat ini banyak ditemukan sesar aktif. Masyarakat perlu meningkatkan literasi, kesiapsiagaan, dan kewaspadaan menghadapi kemungkinan terburuk bila sesar tersebut melepaskan energi,” ujarnya.
Untuk memantau aktivitas kegempaan, Stasiun Geofisika Balikpapan melakukan pemantauan 24 jam setiap harinya. BMKG juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial dan sekolah lapangan gempa, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Andi juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat juga perlu memahami langkah-langkah penyelamatan diri untuk mengurangi risiko jika terjadi gempa bumi di Kalimantan Timur.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency











