klikkiri.co – Tamsil Linrung menyebut nama sejumlah tokoh yang dinilai bisa menjadi bahan pertimbangan jika ada skenario pengganti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Nama-nama tersebut berasal dari kalangan pemerintahan dan tokoh di luar pemerintahan yang memiliki rekam jejak dan posisi strategis dalam dinamika politik nasional.
Sejumlah tokoh yang disebutkan Tamsil antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Daerah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Iklan — Gulir untuk membaca artikel
Iklan — Gulir untuk membaca artikel
Selain itu, ia juga menyebut Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin sebagai tokoh yang bisa diikutsertakan dalam diskusi.
Menurut Tamsil, nama-nama tersebut merupakan bagian dari kemungkinan yang bisa dipertimbangkan jika wacana pergantian wakil presiden benar-benar berkembang menjadi skenario politik. Namun penentuan sosok mana yang akan dipilih tetap bergantung pada pertimbangan Presiden Prabowo Subianto, terutama mengenai kemampuan sosok tersebut dalam memperkuat pemerintahan.
Apakah nanti Pak Prabowo akan menilai bisa memberi nilai tambah, bisa memenangkan hal yang kurang menguntungkan? kata Tamsil saat menggelar silaturahmi dengan awak media di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, di Jl Sultan Alauddin Makassar, Selasa 20 Oktober 2026.
Ia menilai, pertimbangan calon pendamping presiden tidak hanya terkait jabatan politik, tapi juga kontribusi yang bisa diberikan untuk memperkuat pemerintahan dan menghadapi berbagai tantangan politik di masa depan.
Selain nama-nama di kalangan pemerintahan, Tamsil secara khusus menyoroti Anies Baswedan sebagai salah satu tokoh yang berpeluang masuk dalam pembahasan politik.
Menurut Tamsil, pandangannya terhadap peluang Anies juga dipengaruhi oleh pertemuan dan diskusi yang terjadi pada 12 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah hal, termasuk pandangan Anies terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Tamsil mengungkapkan, meski Anies memberikan sejumlah catatan kritis terhadap program pemerintah, namun secara umum ia melihat penilaian positif terhadap pemerintahan saat ini. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan Tamsil menilai kemungkinan Anies menjadi pendamping Prabowo jika skenario pergantian cawapres benar-benar terjadi.
“Iya, beberapa program Presiden dikritiknya, tapi secara umum dia hanya melihat yang positif. Jadi saya kira 60 persen bisa mendampingi beliau (Prabowo),” kata Tamsil.
Pernyataan tersebut merupakan penilaian pribadi Tamsil terhadap peluang politik Anies Baswedan, bukan keputusan resmi atau kepastian pergantian wakil presiden.
Contoh 325×300
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency
















