Di tengah persoalan RI yang terus menerus, Anies Baswedan pamer prestasi

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Di tengah berbagai persoalan yang masih menghantui Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa kabar baik dari Inggris. Ia menerima penghargaan Freedom of the City of London pada Jumat (16/10/2026), sebuah penghargaan sipil yang diserahkan langsung di Guildhall, London.

Kabar tersebut diumumkan Anies melalui akun media sosialnya. Ia juga menceritakan suasana penyerahan penghargaan yang berlangsung di sebuah gedung bersejarah dan telah menjadi bagian dari tradisi sipil London selama ratusan tahun.

“Menerima penghargaan Freedom of the City of London. Di Guildhall, London, sebuah balai kota yang berdiri sejak abad ke-15, terdapat sebuah ruangan yang telah melaksanakan tradisi selama ratusan tahun. Di ruangan itu, kemarin sore, kami menerima penghargaan Freedom of the City of London. Alhamdulillah,” tulis Anies Baswedan di akun media sosialnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Luruskan Polemik Jalan Rusak, Warga Ciamis Ungkap Penderitaan 14 Tahun

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menjelaskan, prosesi penghargaan berlangsung khidmat dengan serangkaian acara yang tetap mempertahankan tradisi lama. Bahkan, kamera tidak diperbolehkan menyala hingga seluruh prosesi selesai.

Yang ada hanya deklarasi yang dibacakan dengan kata-kata yang sama seperti ratusan tahun lalu, buku besar yang harus ditandatangani, jabat tangan, diakhiri dengan satu kalimat sambutan: “Warga London,” ujarnya.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Anies dalam kehidupan masyarakat, termasuk membangun jejaring internasional antar kota. Nominasi diserahkan oleh pejabat City of London Corporation, yaitu Walikota London Alastair King dan Alderman Gregory Jones.

Dalam penjelasannya, Anies menyebut Kebebasan Kota London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Awalnya, penghargaan tersebut menandai status warga negara bebas di London. Seiring berjalannya waktu, penghargaan ini juga diberikan kepada individu-individu yang dianggap berkontribusi terhadap kepentingan publik.

Baca Juga: Airlangga Santai IHSG Turun ke 4.900: Normal, MSCI Sedikit Ancam

Bagi Anies, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan terhadap dirinya sebagai individu. Ia menilai, kehormatan tersebut juga mewakili kerja sama yang telah dilakukan, khususnya dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Kami sadar yang dibawa ke dalam ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan karya-karya kita sebelumnya, apalagi saat kita diberi amanah di Jakarta. London mengakui kerja sama ini, maka penghargaan ini kita persembahkan untuk dibagikan,” ujarnya.

Anies berharap penghargaan dari London tidak berhenti menjadi simbol pencapaian pribadi. Ia ingin menjadikannya sebagai pintu untuk membuka lebih banyak peluang kolaborasi bagi masyarakat Indonesia.

Menurutnya, peluang ini bisa melibatkan berbagai kalangan, mulai dari walikota, insinyur, guru, hingga generasi muda. Ia juga ingin mempertemukan lebih banyak pihak dari London dan Jakarta melalui hubungan antar kota yang memungkinkan pertukaran ide dan kerja sama.

Pesan mengenai tanggung jawab negara juga disampaikan Anies dalam pidato berbahasa Inggris usai penyerahan penghargaan. Ia mengaitkan penghargaan tersebut dengan janji para pendiri bangsa Indonesia yang menurutnya harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk melindungi dan mensejahterakan masyarakat.

“Para pendiri bangsa kita tidak menulis ‘kami berharap’. Mereka menulis ‘kami akan’: melindungi setiap warga negara, mendidik setiap anak, membawa kesejahteraan bagi semua. Janji adalah hutang,” ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Menko Polhukam menegaskan penegakan hukum dilakukan dalam penanganan karhutla
Sebanyak 50 ribu warga Ende belum terlayani MBG, Satgas dorong perluasan SPPG
Video Pria Berkostum Wanita di Kafe Pekanbaru Viral, Yasser Hamidi: Pemerintah Harus Tegas
Sidang Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling 64 Kg Digelar di PN Banjarmasin, Dua Terdakwa Terancam Hukuman Konservasi Terbaru – Kalimantan Kita
Jelang aksi demo di Tugu Tani, berikut 5 poin besar tuntutan mahasiswa
BEI Menghapus 80 Saham Sangat Terkonsentrasi (HSC) dari Perhitungan IHSG demi Gambaran Pasar yang Wajar
Sering Ngemil Larut Malam Studi Terbaru Memperingatkan Risiko Penyakit Hati Berlemak
Update Hasil Pengukuran Kualitas Udara per 19 Oktober 2026, Dinkes Tidore Sasar Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Menko Polhukam menegaskan penegakan hukum dilakukan dalam penanganan karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Sebanyak 50 ribu warga Ende belum terlayani MBG, Satgas dorong perluasan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Video Pria Berkostum Wanita di Kafe Pekanbaru Viral, Yasser Hamidi: Pemerintah Harus Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Sidang Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling 64 Kg Digelar di PN Banjarmasin, Dua Terdakwa Terancam Hukuman Konservasi Terbaru – Kalimantan Kita

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Jelang aksi demo di Tugu Tani, berikut 5 poin besar tuntutan mahasiswa

Berita Terbaru