Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Mohammed Taufiq Johari langsung turun tangan memantau antrian F1 GP Bahrain yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia Setelah viral, antrean shuttle di sirkuit pun semrawut.
Di hari pertama F1 di Sepang, viral protes dan kritik masyarakat terkait antrian shuttle bus. Di Sepang, masyarakat justru menggunakan shuttle bus di kawasan sirkuit. Juga untuk menuju dan pulang sirkuit, baik ke KLIA maupun KL Sentral.
Beberapa orang menunggu hingga tiga jam untuk naik bus. Dan pengalaman ini dirasakan oleh banyak orang.
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI
Terkait hal tersebut, Taufiq langsung turun tangan untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang ada. Taufiq langsung datang ke Sepang pada Sabtu (3/10).
“Alhamdulillah, situasi hari ini terlihat lebih baik dan tertib, berkat tindakan perbaikan segera yang dilakukan oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA), Sirkuit Internasional Bahrain (BIC), Sirkuit Internasional Sepang (SIC), dan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran pergerakan hampir 100 ribu penonton yang hadir.”
Upaya perbaikan ini diharapkan terus ditingkatkan untuk menjamin pengalaman yang lebih baik, nyaman dan aman bagi seluruh penonton. Kami akan terus memantau situasi di lapangan dan memastikan segala kendala yang muncul segera tertangani demi kenyamanan dan kepentingan penonton, kata Taufiq seperti dikutip Berita Harian.
Menurut keterangan sejumlah penonton, antrian di hari kedua lebih tertata rapi. Namun waktu tunggu untuk mendapatkan bus masih cukup lama.
Seri F1 di Sepang, Malaysia dinamakan GP Bahrain karena merupakan peralihan dari GP Bahrain yang sempat tertunda akibat perang. Karena gelarannya masih GP Bahrain, maka penyelenggara hari pertama mayoritas berada di bawah kendali Sirkuit Internasional Bahrain (BIC).
Baru pada hari kedua keterlibatan masyarakat yang berada di bawah Sirkuit Internasional Sepang (SIC) ditingkatkan agar lebih mengetahui kondisi dan karakter lapangan. Hal ini membantu memuluskan antrean penonton shuttle di area sirkuit.
(Gambas: Video CNN)
(ptr)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














