Payakumbuh – Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memicu perpecahan, serta mendorong mereka menjadi agen perubahan yang mampu menjaga kerukunan di tengah dinamika sosial.
Menurut Elzadaswarman, anak muda memiliki peran strategis dalam meneruskan nilai-nilai kebangsaan karena berada pada fase kehidupan yang dekat dengan perubahan sosial dan perkembangan informasi.
Hal itu disampaikannya usai Elzadaswarman bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (01/10/2026).
Upacara itu diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, serta organisasi kepemudaan.
“Kepada generasi muda, jadilah agen-agen perubahan yang membawa semangat persatuan. Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah,” ujar Elzadaswarman.
Ia meminta generasi muda menyikapi perbedaan secara dewasa dan tidak menjadikannya sebagai pemicu konflik.
Menurut dia, keberagaman justru dapat menjadi modal untuk membangun lingkungan sosial yang saling menghargai.
Enam organisasi, yakni FKPPI, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Karang Taruna, KNPI, dan Organisasi Bela Negara, turut mengirimkan personel dalam upacara tersebut.
Elzadaswarman juga menekankan pentingnya gotong royong dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan masyarakat, khususnya anak muda, untuk lebih cermat menyikapi berbagai isu yang beredar agar tidak mudah terseret informasi yang dapat memperkeruh keadaan.
“Gotong royong dan toleransi yang menjadi ciri khas masyarakat Payakumbuh harus terus kita pelihara. Perbedaan jangan sampai menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” katanya.
Ia mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momen itu harus diterjemahkan ke dalam perilaku dan kebijakan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
“Kita harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, mulai dari sila pertama hingga sila kelima, dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Elzadaswarman.
Ia berharap generasi muda dapat mengambil bagian melalui sikap yang terbuka terhadap perbedaan, kepedulian terhadap lingkungan sosial, dan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Justru dengan perbedaan itu kita bisa saling melengkapi dan membangun Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Pemko Payakumbuh














