Gibran kini tersandung polemik, Anies awalnya dianggap lebih ‘tangguh’ untuk Ganjar-Mahfud

- Redaksi

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Mantan Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto membeberkan kalkulasi politik internal jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu disampaikan Andi saat berbincang dengan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melalui program “Ruang Teman” di kanal YouTube Mahfud MD Official.

Andi mengatakan, pada tahap awal penyusunan strategi, tim pemenangan juga sudah memetakan posisi Prabowo Subianto. Saat itu, kubu PDI Perjuangan memperkirakan persaingan antara Prabowo dan PDIP yang terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019 akan kembali berlanjut di kontestasi Ganjar.

Namun, hasil analisis internal menunjukkan ruang untuk memanfaatkan isu-isu lama terhadap Prabowo semakin terbatas. Menurut Andi, citra Prabowo berubah setelah menjadi bagian pemerintahan sebagai Menteri Pertahanan.

“Pak Prabowo sudah selesai memainkan imej negatifnya pada 2014-2019. Tak ada lagi yang perlu digali. Shocknya ketika Pak Prabowo tidak bisa lagi diserang dengan kasar, tidak bisa lagi diserang, misalnya soal HAM, lalu tiba-tiba muncul avatar yang keren,” jelas Andi.

Kondisi tersebut membuat tim TPN tidak melihat Prabowo sebagai kandidat yang membutuhkan perubahan radikal dalam strategi kampanye. Di sisi lain, Anies dinilai menghadirkan spektrum persaingan yang berbeda.

Menurut Andi, Anies berpotensi memanfaatkan celah sisa persaingan politik antara PDIP dan Prabowo. Selain itu, persaingan dengan Anies menuntut pertarungan yang lebih menyentuh agenda dan kebijakan.

“Yang paling berat dari segi persaingan spektrum, persaingan agenda, persaingan kebijakan adalah Anies,” tegas Andi.

Baca juga: Polemik ‘Ijazah’ Gibran Disebut Buka Jalan Keluar Tekanan Pemerintahan Prabowo

Perhitungan ini kemudian berubah setelah terjadi dinamika politik pada tahun 2023. Majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden melalui perubahan syarat pencalonan yang diputuskan Mahkamah Konstitusi membuat peta persaingan Pilpres 2024 tidak lagi berjalan sesuai proyeksi awal tim Ganjar-Mahfud.

Perubahan ini kemudian menjadi bagian dari rangkaian dinamika politik yang mengubah strategi para kandidat jelang Pilpres 2024.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Hutan Subak Bayungan Sukawana terbakar, berikut penyebab dan kondisi terkini di lokasi
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Akui Sudah Bergabung Sejak Oktober 2025
Update pasar saham hari ini, 28 September 2026: Indeks VN melemah, saham energi bersinar.
Warga Tiudan Tulungagung Gelar Demo Tolak Rencana Gerai Minimarket Minuman Keras
Usai Kasus SMPN 18 Viral, Wali Kota Malang Instruksikan Setiap Sekolah Bentuk Satgas Anti Kekerasan
20 Film Indonesia Terbaru Oktober 2026 di Bioskop, Sinopsis Lengkap
Jokowi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan PSI? Inilah yang dikatakan Grace Natalie
Target 40 Emas di Porprov XVI, Sekda Tantang KONI Payakumbuh
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:34 WIB

Hutan Subak Bayungan Sukawana terbakar, berikut penyebab dan kondisi terkini di lokasi

Senin, 28 September 2026 - 20:17 WIB

Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Akui Sudah Bergabung Sejak Oktober 2025

Senin, 28 September 2026 - 19:51 WIB

Update pasar saham hari ini, 28 September 2026: Indeks VN melemah, saham energi bersinar.

Senin, 28 September 2026 - 19:34 WIB

Warga Tiudan Tulungagung Gelar Demo Tolak Rencana Gerai Minimarket Minuman Keras

Senin, 28 September 2026 - 19:17 WIB

Gibran kini tersandung polemik, Anies awalnya dianggap lebih ‘tangguh’ untuk Ganjar-Mahfud

Berita Terbaru