Gatot Nurmantyo: Posisi Prabowo Berbahaya, Langkah Selanjutnya Jadikan Gibran Sebagai Presiden…

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo, melontarkan pernyataan tajam terkait kasus yang mempertanyakan syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Gatot memperkirakan gugatan tersebut akan ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, jika prediksinya benar terjadi maka hal tersebut akan berdampak pada situasi politik di lingkungan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Ulama Sebut Jokowi Tak Akan Datang ke Sidang Roy Suryo: Iman Saya Bilang Ijazah Palsu

Berdasarkan analisa dan keyakinan saya, ditolak, kata Gatot, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Pernyataan Gatot menjadi sorotan karena kasusnya sedang diperiksa Mahkamah Konstitusi. Pemohon mempertanyakan pemenuhan syarat pendidikan Gibran pada Pilpres 2024.

Gatot kemudian mengaitkan hal tersebut dengan peta kekuatan politik di sekitar pemerintahan Prabowo. Menurutnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki pengaruh yang cukup kuat, termasuk melalui tokoh-tokoh yang menurutnya dekat dengan Jokowi.

Ia mengatakan, masih ada “kaki-kaki kekuasaan” dari poros mantan presiden yang berada di pemerintahan Prabowo.

“Seperti Kapolri, itu ‘tangan’ Pak Jokowi,” kata Gatot.

Gatot kemudian memberikan pernyataan lebih jauh terkait kemungkinan arah politik jika gugatan terhadap Gibran gagal di Mahkamah Konstitusi.

Posisi Pak Prabowo sangat berbahaya. Jika gugatannya ditolak, langkah selanjutnya adalah wakilnya menjadi presiden, ujarnya.

Perkara Gibran sendiri masih berjalan di Mahkamah Konstitusi. Salah satu yang menarik dari persidangan tersebut adalah informasi terkait proses verifikasi dokumen pendidikan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengaku pihaknya tidak mendatangi kementerian terkait untuk melakukan verifikasi faktual Sertifikat Penyetaraan Pendidikan Gibran.

Hakim Konstitusi Saldi Isra mempertanyakan proses tersebut.

“Saya hanya ingin berdialog saja, Pak Afif. Dulu kalau ada persoalan syarat pendidikan calon, apalagi yang ditanyakan pelamar, apakah komisinya juga datang ke Depdiknas?” tanya Saldi.

“Tidak, dia tidak datang. Karena saat itu kami sudah mendapat keterangan. Karena tidak ada laporan,” jawab Afifuddin.

Baca Juga: Prabowo Ngaku Ucapannya Sering Dipelintir: Bilangnya Seolah Tak Hormati Ahli…

Saldi ketika membandingkan proses tersebut dengan verifikasi yang dilakukan KPU di Pilkada, ia kembali menegaskan, “Tidak sampai.”

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Wapres meminta para tenaga kesehatan di RSUD Arosuka untuk menangani korban bencana hingga pulih
Dari Pajak, Prabowo Ingin Gratiskan Biaya TK hingga Kampus Negeri
Update Sakura School Simulator Terbaru: Gaya Rambut Pria & Perbaikan Bug Sepeda!
Semeru Terus Erupsi pada Jumat Malam
Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini 26 September & Peringkat
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Setelah Dirawat di Rumah Sakit
Update Terbaru PPG Guru Madrasah 2026: Ratusan Ribu Guru Jadi Calon, Simak Hal Penting yang Harus Dipersiapkan!
Pemkot Mataram Antisipasi Resiko Keamanan Pangan MBG
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:51 WIB

Wapres meminta para tenaga kesehatan di RSUD Arosuka untuk menangani korban bencana hingga pulih

Sabtu, 26 September 2026 - 09:34 WIB

Dari Pajak, Prabowo Ingin Gratiskan Biaya TK hingga Kampus Negeri

Sabtu, 26 September 2026 - 09:17 WIB

Update Sakura School Simulator Terbaru: Gaya Rambut Pria & Perbaikan Bug Sepeda!

Sabtu, 26 September 2026 - 08:51 WIB

Gatot Nurmantyo: Posisi Prabowo Berbahaya, Langkah Selanjutnya Jadikan Gibran Sebagai Presiden…

Sabtu, 26 September 2026 - 08:34 WIB

Semeru Terus Erupsi pada Jumat Malam

Berita Terbaru

Headline

Semeru Terus Erupsi pada Jumat Malam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:34 WIB