BATANG, iNews.id – Sebanyak 87 siswa dan orang tua masuk Kabupaten BatangJawa Tengah diduga mengalami gejala peracunan setelah mengkonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Mereka mengeluh mual, muntah, dan pusing beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang diduga berasal dari Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
Para korban mulai berdatangan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (23/9/2026) sore hingga malam hari. Mereka mendapat perawatan di Puskesmas Bawang, RS Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Batang.
Baca Juga
300 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Diduga Keracunan Usai Makan Menu MBG
Korbannya berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, MI, SMP, hingga SMA. Selain pelajar, sejumlah orang tua yang mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang anaknya juga mengalami keluhan serupa.
Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat 87 orang mengalami gejala yang diduga terkait konsumsi MBG. Jumlah tersebut masih mungkin bertambah karena korban masih berdatangan ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga
Dugaan Keracunan MBG di Purworejo, Operasional SPPG Kaliboto Dihentikan Sementara
“Kami ke RS bersama-sama karena ada kabar dari Kecamatan Bawang bahwa SPPG menyebabkan keracunan. Anak sekolah makan jam sebelas tapi rasanya sudah jam satu atau dua,” kata Suyono.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














