Anies Baswedan Tolak Sikap Lain dari Jokowi: ‘Saya Tak Punya Aspirasi’

- Redaksi

Senin, 21 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, dirinya menolak tawaran menduduki jabatan lain di pemerintahan setelah dicopot dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Anies mengatakan, saat diberi kesempatan menyampaikan keinginannya mendapat tugas atau jabatan lain, ia memilih tidak mengajukan permintaan apa pun. Sikap itu diambilnya setelah ia mengetahui dirinya akan masuk dalam daftar menteri terdampak perombakan.

Kisah itu diceritakan Anies saat menjadi bintang tamu dalam podcast saluran YouTube NOTASLIMBOY TV yang tayang pada 12 Agustus 2026.

kata Anies, sehari sebelum pengumuman perombakan Kepada masyarakat, ia mendapat telepon dari ajudan Presiden yang memintanya datang ke Istana. Untuk menjaga kerahasiaan, dia disuruh masuk melalui Jalan Merdeka Utara, bukan pintu Jalan Veteran yang biasa digunakan para menteri.

“Saya masuk lewat Merdeka Utara yang di sana ada kolam air mancur berbentuk bulat. Itu tempat yang biasa kalau Presiden adakan pertemuan pribadi,” kata Anies.

Setibanya di Istana, Anies terlebih dahulu bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Keduanya mengatakan bahwa Presiden akan melakukannya perombakan dan Anies termasuk di antara menteri yang akan digantikan.

Dalam pertemuan tersebut, Istana kemudian menanyakan apakah Anies punya cita-cita untuk mengemban tugas lain setelah tak lagi menjabat Mendikbud.

“Saya diam saja. Saya tidak punya cita-cita, mungkin mau tugas lagi, tidak ada apa-apa. Saya siap,” kata Anies.

Keputusan Anies tak melamar jabatan lain disebut berkaitan dengan kesiapannya menghadapi kemungkinan tersebut perombakan. Menurut dia, isu reshuffle kabinet sudah cukup lama mengemuka.

Padahal, saat datang ke Istana, Anies sempat membawa dokumen laporan kegiatan kementerian hingga bulan itu. Dokumen tersebut kemudian diserahkannya kepada Presiden Jokowi saat bertemu langsung.

Anies mengatakan, laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang telah diembannya dan untuk diteruskan kepada menteri yang menggantikannya.

Ia menggambarkan sikapnya saat itu seperti seorang senopati atau panglima perang yang mengikuti keputusan pimpinan.

“Kalau pimpinan bilang ditarik kembali, ya kita lakukan. Makanya saya bilang, saya bersyukur mendapat kehormatan bekerja di bidang pendidikan budaya, dan saya tidak punya cita-cita. Itu saja, itu saja,” ujarnya.

Baca juga: Seperti Diutarakan Prabowo, Anies Baswedan Ingatkan Indonesia Jangan Seperti Singapura Tapi Myanmar

Anies pun mengungkapkan, dirinya tidak merasa kecewa setelah dicopot dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sebaliknya, ia mengaku merasa lega.

Menurut Anies, orang-orang yang ditemuinya usai kejadian juga melihatnya dalam kondisi santai. Ia mengaku tak menyimpan dendam atau penyesalan apapun setelah kurang lebih satu setengah tahun menjalankan tugasnya sebagai Mendikbud.

“Waktu itu saya merasa agak lega, meski nggak tahu kenapa. Boleh tanya siapa saja yang ketemu saya saat itu, semua bilang santai-santai saja. Saya yakin sekali, kalau keadaan di luar kendali kita, pasti Tuhan punya rencana yang sempurna,” tutupnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Berita Terbaru