DPRD Jatim mengingatkan janji Prabowo mengenai pendidikan gratis bukan sekedar retorika panggung

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA Wacana besar Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen menggratiskan seluruh biaya pendidikan masyarakat mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat apresiasi sekaligus kritik tajam dari kalangan legislatif daerah.

Komisi E DPRD Jatim (Jatim) mengingatkan, janji-janji manis di panggung politik tidak boleh menguap begitu saja tanpa adanya skema eksekusi nyata yang bebas celah pungutan di tingkat sekolah.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas menegaskan, semangat yang diusung Presiden Prabowo pada dasarnya mengandung niat mulia yang sejalan dengan amanat konstitusi.

Negara wajib hadir untuk memastikan setiap anak bangsa mempunyai akses terhadap pendidikan tanpa terhambat oleh hambatan finansial.

“Antusiasme Presiden Prabowo dalam memberikan pendidikan gratis patut diapresiasi dan sejalan dengan amanat undang-undang. Salah satunya adalah mengamanatkan pendidikan bagi seluruh anak di negeri ini,” kata Puguh dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Meski mendukung penuh gagasan tersebut, Puguh mengungkap kenyataan pahit yang masih menjerat sistem pendidikan masyarakat hingga saat ini.

Ia menyoroti perbedaan antara cita-cita pendidikan gratis yang sering dipromosikan di tingkat pusat dan beban keuangan yang sebenarnya masih ditanggung oleh orang tua siswa di daerah.

Jangankan pendidikan swasta, pendidikan negeri pun saat ini masih berbayar, dengan berbagai alasan yang digunakan sekolah, tegas politikus PKS itu.

Puguh mengungkapkan, praktik penarikan dana di sekolah negeri umumnya bermula dari permasalahan klasik yang belum terselesaikan.

Mulai dari alokasi fiskal daerah yang terbatas, tingginya kebutuhan pemeliharaan sarana dan prasarana fisik, hingga beban tidak tertulis untuk menanggung honor guru non-ASN atau guru honorer.

Tidak adanya jaminan anggaran operasional yang lengkap dari pemerintah pada akhirnya memaksa pihak sekolah mengambil jalan pintas dengan membebankan sisa biaya kepada orang tua siswa melalui berbagai bentuk sumbangan.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada jajaran Kemendikbud dan seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya menjadi penonton wacana tersebut.

Pusat harus segera merumuskan formula pendanaan yang konkrit dan mengikat, sehingga ketika kebijakan ini digulirkan, tidak ada lagi ruang abu-abu yang digunakan sekolah untuk memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Apalagi bagi daerah dengan bentangan geografis dan jumlah satuan pendidikan yang sangat luas seperti Jawa Timur, kepastian skema ini akan menjadi angin segar yang melepaskan masyarakat dari kekhawatiran akan semakin menyesakkannya biaya sekolah.

“Jadi janjinya di atas panggung harus diwujudkan dalam implementasi kehidupan nyata. Agar pendidikan benar-benar gratis,” pungkas Puguh.

Dengarkan berita terhangat dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp Anda! Klik 👉
Saluran TIMES Indonesia

Pastikan WhatsApp Anda sudah terinstal.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bedah Buku Anies Baswedan “Matinya Keahlian”: Peringatan Bahaya Kebijakan Publik Tanpa Basis Pakar
Update Klasemen Medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang
Buka Kebun Liar di Kawasan Hutan, Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan Siak Ditangkap
Jadwal pertandingan terbaru tim putri Vietnam vs Thailand telah dikonfirmasi: Beberapa saluran akan menayangkan siaran langsungnya.
Pelantikan GP Ansor Klaten Diwarnai Demonstrasi, Forum Tolak Hasil Konfercab
HP Terbaru September 2026 Makin Beragam, Punya Baterai 7.500 mAh dan Kamera 200 MP
Lowongan Kerja Batam Terbaru 2026: McDermott Indonesia Buka Puluhan Posisi, Cek Syaratnya!
Gempa Terbaru Guncang Lumajang Jawa Timur, Cek Magnitudonya!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:17 WIB

Bedah Buku Anies Baswedan “Matinya Keahlian”: Peringatan Bahaya Kebijakan Publik Tanpa Basis Pakar

Minggu, 20 September 2026 - 18:51 WIB

Update Klasemen Medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang

Minggu, 20 September 2026 - 18:34 WIB

Buka Kebun Liar di Kawasan Hutan, Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan Siak Ditangkap

Minggu, 20 September 2026 - 18:17 WIB

Jadwal pertandingan terbaru tim putri Vietnam vs Thailand telah dikonfirmasi: Beberapa saluran akan menayangkan siaran langsungnya.

Minggu, 20 September 2026 - 17:51 WIB

Pelantikan GP Ansor Klaten Diwarnai Demonstrasi, Forum Tolak Hasil Konfercab

Berita Terbaru

Headline

Update Klasemen Medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:51 WIB