Perubahan aturan BOSP hambat gaji PPPK paruh waktu, Pemko Payakumbuh siapkan solusi

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemko Payakumbuh memastikan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Dinas Pendidikan tetap menjadi prioritas untuk segera dibayarkan meski saat ini masih menghadapi kendala penganggaran akibat perubahan regulasi.

“Kami membenarkan bahwa hingga saat ini gaji PPPK paruh waktu memang belum dapat dibayarkan. Kondisi ini bukan karena kelalaian, tetapi adanya kendala pada aspek penganggaran,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira di Payakumbuh, Sabtu (25/04/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya pembayaran gaji PPPK paruh waktu dilakukan melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Namun, kebijakan tersebut berubah setelah terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026 yang mengatur bahwa dana BOSP tidak lagi dapat digunakan untuk membiayai gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk PPPK paruh waktu.

Menurutnya, perubahan regulasi tersebut berdampak langsung pada pengalokasian anggaran sehingga pemerintah daerah belum memasukkan kebutuhan gaji PPPK paruh waktu dalam APBD Tahun Anggaran 2026 pada saat penetapan anggaran.

“Kami langsung mengambil langkah cepat dengan mengusulkan pembayaran gaji melalui mekanisme pergeseran anggaran. Proses ini sedang kami tindak lanjuti bersama pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menekankan, Pemko Payakumbuh berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan memastikan seluruh hak PPPK paruh waktu dapat terpenuhi.

“Kami terus bekerja maksimal agar hak pegawai segera direalisasikan. Kami juga mengimbau semua pihak memahami situasi ini secara utuh dan tidak menarik kesimpulan yang dapat menimbulkan keresahan,” katanya.

Pemerintah daerah saat ini terus menggesa proses administrasi agar penyaluran gaji PPPK paruh waktu dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.

“Kami memahami betul kondisi yang dirasakan para PPPK paruh waktu. Di balik keterlambatan ini ada kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi, ada harapan yang ditunggu setiap hari. Kami tidak tinggal diam, kami berupaya secepat mungkin agar hak itu sampai ke tangan yang berhak,” pungkasnya. (MC)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Laskar Gibran: Kedekatan Sufmi Dasco dan Gibran Rakabuming Jadi Bukti Dekatnya Hubungan Prabowo dan Jokowi » Aktual dan Terbaru
Presiden Prabowo menggemakan “Palestina Merdeka” yang diusung Gontor.
Youth Today x Gabung AIESEC di Semarang 2026: Langkah Awal 2.047 Pelamar
Hasil Tes Lab MBG SMK Negeri 2 Jogja Masih Ditunggu, Hanya 3-5 Siswa yang Mengalami Diare
Youth Today x Ikuti AIESEC 2026 : Membangun Masa Depan, Memimpin Hari Ini
Soal ‘ijazah’ Gibran yang dinilai cacat administratif, demikian kata penggugat
Peringatan Dini Cuaca BMKG Besok Jabodetabek 20 September 2026, Bekasi Potensi Hujan Lebat
Anies: Tugas Utama Pemimpin Nasional adalah Menjunjung Tinggi Etika dan Nilai Dasar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:34 WIB

Laskar Gibran: Kedekatan Sufmi Dasco dan Gibran Rakabuming Jadi Bukti Dekatnya Hubungan Prabowo dan Jokowi » Aktual dan Terbaru

Sabtu, 19 September 2026 - 18:17 WIB

Presiden Prabowo menggemakan “Palestina Merdeka” yang diusung Gontor.

Sabtu, 19 September 2026 - 17:51 WIB

Youth Today x Gabung AIESEC di Semarang 2026: Langkah Awal 2.047 Pelamar

Sabtu, 19 September 2026 - 17:34 WIB

Hasil Tes Lab MBG SMK Negeri 2 Jogja Masih Ditunggu, Hanya 3-5 Siswa yang Mengalami Diare

Sabtu, 19 September 2026 - 17:17 WIB

Youth Today x Ikuti AIESEC 2026 : Membangun Masa Depan, Memimpin Hari Ini

Berita Terbaru