Sinkhole di Situjuah Jadi Magnet Warga, Pedagang Keliling Raup Berkah di Tengah Waspada

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Fenomena alam berupa sinkhole atau lubang amblesan tanah yang muncul di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, menghadirkan cerita yang tak sepenuhnya muram.

Di balik kekhawatiran akan potensi bahaya, rasa penasaran masyarakat justru melahirkan denyut ekonomi dadakan bagi pedagang kecil dan pedagang keliling yang menggantungkan hidup dari keramaian.

Sejak peristiwa itu ramai diperbincangkan di media sosial, kawasan yang sebelumnya relatif lengang berubah menjadi tujuan kunjungan spontan.

Warga datang silih berganti, terutama pada sore hari, sekadar melihat dari dekat fenomena alam yang jarang mereka jumpai.

Pantauan rubrikpos.com di lokasi menunjukkan suasana yang tak biasa.

Sepanjang bahu jalan menuju titik sinkhole, pedagang keliling memanfaatkan momen dengan membuka lapak sederhana.

Gerobak bakso, minuman dingin, gorengan, hingga jajanan tradisional berjajar di antara kendaraan yang keluar-masuk. Aktivitas jual beli berlangsung nyaris tanpa jeda.

“Saya biasanya berjualan keliling. Tapi karena di sini ramai, saya ikut datang. Pembelinya lebih banyak,” kata seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya, Selasa (06/01/2026).

Ia mengaku, berjualan di sekitar lokasi sinkhole memberinya penghasilan lebih besar dibandingkan berkeliling seperti hari-hari biasa.

Keramaian pengunjung yang datang untuk melihat lubang amblesan membuat dagangannya lebih cepat habis.

Bagi sebagian warga, melihat sinkhole di Situjuah menjadi pilihan sederhana untuk mengisi waktu luang.

Banyak yang datang bersama keluarga, berhenti sejenak di titik aman, mengabadikan momen, lalu membeli makanan atau minuman sebelum pulang.

“Banyak yang penasaran, makanya lokasi ini menjadi ramai,” kata pedagang tersebut.

Ia mengaku sempat ragu mendekat ketika pertama kali mendengar kabar tanah ambles.

Namun setelah melihat adanya pembatas serta imbauan agar pengunjung menjaga jarak aman, ia memutuskan tetap berjualan sambil terus memperhatikan kondisi sekitar.

Meski menghadirkan manfaat ekonomi sementara, pemerintah daerah menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Masyarakat diminta tidak mendekati bibir lubang amblesan dan mematuhi rambu-rambu serta pembatas yang telah dipasang.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga dan mematuhi peraturan, terutama tidak melewati garis polisi di sekitar tanah yang berlubang,” kata Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota, Alexandra.

Pemantauan kondisi tanah terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan amblesan susulan.

Pemerintah mengingatkan agar fenomena ini tidak dijadikan tontonan semata tanpa mempertimbangkan risiko yang ada.

“Jadi, ini bukan fenomena baru di Situjuah. Masyarakat lokal kerap menyebutnya dengan istilah Sawah Luluih,” tutup ahli Geologi serta Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi, Ade Edward. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pedagang dan suarasumbar.id

Berita Terkait

Wapres Gibran Update Kabar Korban Keracunan MBG Febiona dan Agnesia
Terbaru! TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban Kapal Virgo, Ketiganya Ditemukan dalam Satu Ruangan
Perkembangan terkini mengenai hujan lebat di Vietnam Tengah: Ketinggian air sungai sangat tinggi.
Dari Komunitas Praktek hingga Pembinaan Pemuda, Ini Inisiatif Pelayanan Terbaru BDK Yogyakarta
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 19 September 2026: Jabar Waspada Hujan Sangat Lebat
TAUD Desak Polisi Batalkan Kasus Dua Tersangka Demonstrasi Agustus
Petani Berdasi, Kominfo Payakumbuh Ubah Lahan Sempit Jadi Pangan
Virus! Pria Tendang Wanita di Food Court Senayan City, Polisi Sebut Pelaku Tidak Mabuk dan Motif Masih Diselidiki

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:51 WIB

Wapres Gibran Update Kabar Korban Keracunan MBG Febiona dan Agnesia

Jumat, 18 September 2026 - 19:34 WIB

Terbaru! TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban Kapal Virgo, Ketiganya Ditemukan dalam Satu Ruangan

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkembangan terkini mengenai hujan lebat di Vietnam Tengah: Ketinggian air sungai sangat tinggi.

Jumat, 18 September 2026 - 18:51 WIB

Dari Komunitas Praktek hingga Pembinaan Pemuda, Ini Inisiatif Pelayanan Terbaru BDK Yogyakarta

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 19 September 2026: Jabar Waspada Hujan Sangat Lebat

Berita Terbaru