Payakumbuh – Pelantikan 126 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Payakumbuh Selatan pada Kamis (07/11/2024) berlangsung penuh nuansa budaya, ketika para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengenakan pakaian tradisional Minangkabau.
Upacara pelantikan yang dilakukan atas nama Ketua KPU Kota Payakumbuh ini, menampilkan kesan budaya yang kuat, dengan para wanita mengenakan takuluak kompong dan pria memakai baju guntiang cino, busana khas Minangkabau.
Ketua PPK Payakumbuh Selatan, Permata Budi, menjelaskan bahwa pemakaian pakaian adat Minangkabau ini memiliki makna penting dalam menegaskan jati diri budaya lokal dalam momen krusial pemilihan serentak 2024.
“Kami ingin menghidupkan budaya Minangkabau dalam setiap tahapan pemilu, termasuk dalam pelantikan KPPS ini. Dengan menggunakan pakaian tradisional, kami berharap bisa menghadirkan kebanggaan serta mengingatkan para petugas akan tanggung jawab besar yang mereka emban, tidak hanya untuk Pilkada, tapi juga untuk menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang kita,” ujarnya.
Permata Budi menekankan pentingnya semangat dan komitmen para petugas KPPS yang baru dilantik dalam menjalankan tugas mereka sebagai garda terdepan dalam pemilihan.
“Kepercayaan masyarakat ada di tangan KPPS, dan kami ingin memastikan mereka selalu bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme. Pelantikan dengan balutan budaya ini juga untuk memupuk rasa kebersamaan, agar kita semua, sebagai bagian dari Minangkabau, tergerak menjaga transparansi dan keberhasilan pemilihan serentak 2024,” tambahnya.
Dengan sentuhan budaya yang memikat, pelantikan KPPS di Payakumbuh Selatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi, sekaligus sebagai upaya melestarikan dan memperkuat budaya lokal. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : PPK Payakumbuh Selatan