KPU Kota Payakumbuh Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara untuk Pemilihan Serentak 2024

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara dalam rangka persiapan Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024, Rabu (06/11/2024).

Acara yang berlangsung di depan Tugu Pacuan Kuda, Kecamatan Payakumbuh Timur, ini mengacu pada Surat KPU Nomor 2279/PL.02.6-SD/06/2024 tanggal 4 Oktober 2024. Simulasi ini melibatkan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya.

Plh. Ketua KPU Kota Payakumbuh, Ihsanul Huda, menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan memperdalam pemahaman dan menyamakan persepsi tentang teknis pemungutan serta penghitungan suara.

“Melalui simulasi ini, kami berupaya menemukan solusi terbaik agar pemilih dapat lebih mudah menyalurkan hak suara mereka dengan efisien, sementara petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga dapat bekerja secara efektif,” ungkapnya.

Simulasi ini juga dihadiri Komisioner KPU Payakumbuh lainnya, Pj. Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Kesbang Pol Kota Payakumbuh, Forkopimda, perwakilan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Bawaslu Kota Payakumbuh, Satpol PP, Camat, LSM, OKP.

Serta sebanyak 544 pemilih yang terdaftar dalam DPT dari TPS 8 Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, juga turut serta.

Simulasi dilaksanakan secara komprehensif, dimulai dari tahapan pemungutan suara hingga penghitungan suara dengan menggunakan format formulir hasil evaluasi Pemilu 2024.

Hasil penghitungan diberikan kepada saksi dan pengawas TPS dalam bentuk cetak maupun salinan digital, memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan dan terdata rapi.

Dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Ujung Lembayung, pasangan nomor urut 76, Bunga Asoka-Bunga Geranium, memperoleh suara terbanyak dengan 112 suara.

Di posisi kedua, pasangan nomor 75, Bunga Teleng-Bunga Edelwis, mengumpulkan 66 suara, sementara pasangan nomor 77, Bunga Azalea-Bunga Anggrek, mengantongi 58 suara, dan 6 suara dinyatakan tidak sah.

Sementara itu, pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kota Pilar Angin, pasangan nomor urut 76, Bakso Sapi-Es Cendol, unggul dengan perolehan 81 suara.

Pasangan ini disusul oleh pasangan nomor 75, Nasi Goreng-Es Teh Manis, dengan 46 suara. Pasangan lainnya, nomor 77, Sate Ayam-Jus Alpukat, memperoleh 35 suara.

Posisi berikutnya ditempati oleh pasangan nomor 78, Nasi Padang-Jus Jeruk, dan pasangan nomor 79, Nasi Kuning-Es Campur, yang masing-masing meraih 32 suara.

Pasangan nomor 80, Soto Ayam-Es Kelapa Muda, mendapatkan 9 suara dan 7 suara dinyatakan tidak sah. Dari total 544 pemilih yang terdaftar, tercatat 242 pemilih hadir menggunakan hak pilih mereka.

Ihsanul Huda menyebut, simulasi ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teknis, tetapi juga dapat membantu menyempurnakan sistem pemilihan dan penghitungan suara pada Pemilihan Serentak Nasional 2024.

“Simulasi ini memberikan gambaran nyata bagi kita, mulai dari kesiapan teknis hingga kemungkinan kendala di lapangan. Dengan hasil evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa mekanisme pemilihan bisa berjalan dengan lebih baik, aman, dan minim kesalahan,” ungkap Ihsanul Huda.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini mampu memperbaiki aspek layanan terhadap pemilih dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas Pilkada.

“Kami juga berharap masukan dari simulasi ini dapat menghasilkan penyederhanaan prosedur yang akan memudahkan pemilih dan petugas, serta meminimalisir antrean yang berlebihan. Dengan begitu, Pemilihan Serentak 2024 dapat berjalan lancar, tanpa hambatan, dan memudahkan seluruh elemen yang terlibat,” tambahnya.

KPU Kota Payakumbuh juga menyampaikan bahwa evaluasi dari simulasi ini akan digunakan untuk menyusun mitigasi risiko dan menyempurnakan mekanisme pemungutan serta penghitungan suara agar berjalan lebih optimal pada Pemilihan Serentak 2024.

Diharapkan, melalui berbagai persiapan ini, Pemilihan Serentak Nasional tahun 2024 di Payakumbuh dapat berlangsung lebih terstruktur, efektif, dan transparan. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: KPU Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Ratusan Buruh Demo di Depan Kantor Gubernur Jatim Tuntut Kenaikan UMK 2027
Insentif SPPG tak lagi Rp 6 juta per hari, ini jumlah terbaru yang diambil dari alokasi Rp 15 ribu
Hari Kesaktian Pancasila, Elzadaswarman Soroti Peran Generasi Muda
Gandeng Kantor Pertanahan, Pemko Payakumbuh Bidik Potensi PAD
Update Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Berikut Tarif Lengkap Pertalite, Pertamax, Solar dan Dex
Gibran Buru Simpati, Dari Karo ke Batang Polanya Sama: Minta Maaf, Ambil Foto, Larang Siswa Makan MBG, Pulang!
Pakar HTN di Sidang Gibran: Diskualifikasi Masih Relevan
Update Timnas Indonesia vs Bangladesh: John Herdman membuka peluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Hannan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Ratusan Buruh Demo di Depan Kantor Gubernur Jatim Tuntut Kenaikan UMK 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Insentif SPPG tak lagi Rp 6 juta per hari, ini jumlah terbaru yang diambil dari alokasi Rp 15 ribu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Elzadaswarman Soroti Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Gandeng Kantor Pertanahan, Pemko Payakumbuh Bidik Potensi PAD

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Update Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Berikut Tarif Lengkap Pertalite, Pertamax, Solar dan Dex

Berita Terbaru