9 Tahun Lentera Media: Tumbuh dari Kerja Keras

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA (Lentera) – Sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah perusahaan media untuk bisa bertahan dan terus berkembang di tengah perubahan industri yang begitu cepat. Bagi Lentera Media Group, perjalanan ini bukan sekadar catatan usia, melainkan serangkaian proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, adaptasi, dan landasan pengetahuan.

Pendiri Lentera Media Group, Tarmuji Talmacsi mengungkapkan, perjalanan Lentera Media dari awal berdiri hingga saat ini merupakan gambaran bagaimana sebuah lembaga media harus terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Dalam sembilan tahun perjalanannya, Lentera Media telah beberapa kali berpindah tempat. Dua tahun pertama dihabiskan di kawasan Jalan Pandegiling, kemudian selama tujuh tahun berkembang di Rungkut Asri.

Dua tahun kita jalani di Jalan Pandegiling, lalu tujuh tahun di Rungkut Asri, dan tahun ini di sini,” kata Tarmuji di acara syukuran sembilan tahun Lentera Media Group, Jumat (25/09/2026).

Perpindahan tersebut, menurut Tarmuji, bukan sekadar perpindahan alamat. Setiap ruang yang ditempati menjadi bagian dari proses pertumbuhan Lentera Media dalam kebutuhan membaca dan membangun ekosistem kerja yang semakin lengkap.

“Kami bergerak sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kini, Lentera Media tidak hanya memiliki ruang kerja untuk kegiatan jurnalistik. Berbagai fasilitas telah dikembangkan untuk mendukung kegiatan media maupun kegiatan berbasis pengetahuan. Ini termasuk studio podcast, ruang pelatihan, dan auditorium.

Fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Lentera Media untuk memperluas perannya. Media tidak lagi dipandang hanya sebagai institusi yang memproduksi dan menyebarkan informasi, namun juga sebagai tempat bertemunya ide, pengetahuan, teknologi, dan masyarakat.

Dibalik perkembangan tersebut, Tarmuji menekankan satu hal yang menjadi landasan Lentera Media, yakni sumber daya manusia.

Menurutnya, Lentera Media didukung oleh tim yang terdiri dari tenaga profesional dan akademik. Perpaduan ini menjadi modal penting untuk menjaga kualitas kerja sekaligus memastikan setiap perkembangan perusahaan tetap berlandaskan ilmu pengetahuan.

“Kami terdiri dari tim yang luar biasa. Seluruh staf profesional dan memiliki latar belakang pendidikan yang kuat,” ujarnya.

Namun perjalanan sembilan tahun itu tidak selalu mudah. Lentera Media juga menghadapi tekanan yang sama seperti industri media pada umumnya. Perubahan pola konsumsi informasi, perkembangan teknologi digital, dan dinamika bisnis media menghadirkan tantangan tersendiri.

Dalam setahun terakhir, Lentera Media bahkan mengalami penurunan pendapatan sekitar 30 hingga 40 persen.

Tarmuji tak menutup-nutupi kondisi tersebut. Baginya, kenyataan tersebut harus dihadapi secara terbuka sebagai bagian dari tantangan industri yang terus berubah.

“Meski dalam setahun terakhir kita mengalami penurunan pendapatan sebesar 30-40 persen, namun hal ini menjadi sebuah tantangan,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat Lentera Media harus menghadapi situasi yang tidak mudah. Namun, bagi Tarmuji, bertahan bukan berarti berhenti bergerak.

Lentera Media memilih merespons perubahan dengan memperkuat inovasi dan mengembangkan model bisnis yang tidak sepenuhnya bergantung pada pola bisnis media konvensional.

“Kita dihadapkan pada kondisi sulit, namun kita tetap bertahan,” ujarnya.

Salah satu langkah yang dikembangkan adalah membangun bisnis berbasis teknologi, termasuk melalui model keanggotaan. Selain itu, Lentera Media juga mengembangkan aplikasi yang mendukung kegiatan penelitian dan terus mempersiapkan berbagai platform dan inovasi lainnya.

Wartawan: Pradhita

Redaktur: Lutfiyu Handi

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap
Minecraft: Pembaruan Edisi Batuan Dasar 26.60 Menghadirkan 600+ Perbaikan Bug Terbaru
Masih ingat Rohee? Bocah Stiker Whatsapp Viral Kini Sudah Besar, Bikin Pangling!
Pria Pembawa Senjata Tajam Saat Demo di Jogja Ditangkap Polda DIY
Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Roy-Tifa, Bonjowi: Ijazahnya Harus Diperiksa
(LENGKAP) Perbarui! Polisi Ungkap 139 Orang Jadi Korban Keracunan Gas Pabrik di Karawang
Basarnas Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Informasi Darurat
Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Minecraft: Pembaruan Edisi Batuan Dasar 26.60 Menghadirkan 600+ Perbaikan Bug Terbaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Masih ingat Rohee? Bocah Stiker Whatsapp Viral Kini Sudah Besar, Bikin Pangling!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Pria Pembawa Senjata Tajam Saat Demo di Jogja Ditangkap Polda DIY

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Roy-Tifa, Bonjowi: Ijazahnya Harus Diperiksa

Berita Terbaru

Headline

Pemkot Palangka Raya Gandeng Relawan Hadirkan Rumah Aman Asap

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:00 WIB