RRI.CO.ID, Jambi – Durasi musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi diperkirakan lebih singkat dibandingkan kondisi normal. Kepala Stasiun Klimatologi Jambi Darmadi mengatakan sekitar 82 persen wilayah Provinsi Jambi diperkirakan akan mengalami durasi musim hujan yang lebih singkat dari biasanya.
“82 persen wilayah Provinsi Jambi memiliki durasi musim hujan yang lebih pendek,” kata Darmadi dalam siaran pers Prediksi Awal Musim Hujan 2026/2027 Provinsi Jambi, Selasa 29 September 2026.
Menurut dia, hanya sekitar 9 persen atau satu Zona Musim (ZOM) yang diprediksi musim hujannya lebih lama dari biasanya. Kondisi ini terjadi di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Banyak.
Sedangkan sekitar 9 persen atau satu ZOM lainnya diperkirakan memiliki durasi musim hujan yang sama dengan kondisi normal. Daerah ini terletak di sebagian kecil Kabupaten Merangin dan sebagian besar Kabupaten Kerinci.
Prediksi durasi ini melengkapi gambaran musim hujan 2026/2027 di Provinsi Jambi yang secara umum memiliki awal musim hujan yang berbeda antar zona.
Darmadi menjelaskan, sekitar 55 persen wilayah Jambi mengalami keterlambatan awal musim hujan hingga tiga hari dibandingkan biasanya. Kemudian 36 persen mundur dua langkah dan 9 persen mundur satu langkah.
Dari sisi sifat musim hujan, sekitar 91 persen wilayah Jambi diperkirakan masuk kategori normal. Sementara 9 persen wilayahnya diperkirakan mempunyai curah hujan di atas normal.
Daerah yang curah hujannya di atas normal adalah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Banyak. BMKG meminta informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kegiatan dan perencanaan sektoral, terutama di daerah yang sangat bergantung pada kondisi musim dan curah hujan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














