P-APBD 2026 Naikkan Anggaran UMKM 46 Persen, Pemko Payakumbuh: Tak Bebani Warga

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemkot terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai P-APBD 2026.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemkot terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai P-APBD 2026.

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh memfokuskan perubahan APBD (P-APBD) 2026 pada penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan layanan kesehatan, tanpa menambah tekanan fiskal kepada warga.

Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekda Rida Ananda mengatakan arah kebijakan tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan anggaran perubahan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Masukan dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD menjadi bagian penting bagi kami dalam menyempurnakan Ranperda P-APBD 2026,” kata Sekda Rida Ananda saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (27/08/2026).

“Kolaborasi eksekutif dan legislatif diperlukan agar kebijakan anggaran semakin tepat sasaran dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tukuknya.

Ia mengatakan Pemko Payakumbuh memproyeksikan kenaikan PAD sebesar Rp8,285 miliar dalam Perubahan APBD 2026.

Pemerintah akan mengejar target tersebut melalui optimalisasi aset daerah dan berbagai inovasi, bukan dengan menambah pungutan yang membebani masyarakat.

“Kami ingin meningkatkan pendapatan dengan mengoptimalkan potensi yang sudah tersedia. Bukan menjadikan masyarakat sebagai objek untuk menambah penerimaan daerah,” ujarnya.

Pada saat yang sama, pemerintah daerah memperoleh tambahan TKD dari pemerintah pusat sebesar Rp116,97 miliar.

Tambahan kapasitas fiskal tersebut akan mendukung percepatan penanganan infrastruktur pelayanan publik, pemulihan layanan dasar, serta penguatan upaya mitigasi dan penanganan bencana.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, Pemko Payakumbuh meningkatkan anggaran untuk UMKM sebesar 46 persen atau sekitar Rp386 juta.

Anggaran itu diarahkan untuk meningkatkan keterampilan pelaku usaha, termasuk pengrajin rajut, sekaligus memperluas pemasaran produk melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran.

“Penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan pelatihan. Kami juga perlu membantu pelaku usaha memperluas jaringan pemasaran sehingga produk lokal mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Payakumbuh memprioritaskan penanganan jalan, jembatan dan drainase.

Pemko juga mendorong revitalisasi Pasar Ibuh agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih nyaman dan tertata.

Selain itu, pemerintah mempercepat pembangunan kembali Pasar Serikat yang terbakar dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Disektor kesehatan, Pemko mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki gedung Puskesmas Air Tabit dan delapan Pustu, melengkapi peralatan kesehatan rumah sakit serta menambah dua unit ambulans untuk mendukung mobilitas pelayanan medis.

“Belanja daerah kami arahkan pada program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan kesehatan menjadi prioritas dalam Perubahan APBD 2026,” katanya.

Rida juga memastikan pemerintah daerah akan menjaga kualitas pelaksanaan anggaran hingga penghujung tahun 2026.

Pemko Payakumbuh menargetkan realisasi fisik mencapai 98,48 persen, sedangkan serapan keuangan diproyeksikan berada pada angka 89,97 persen.

“Kami berkomitmen mengawal pelaksanaan Perubahan APBD 2026 agar anggaran tidak sekadar terserap, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: BKD Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City
Bank BRI Konsisten Pemberdayaan dan Pembinaan Sahabat Penyandang Disabilitas
Tren Media Sosial Apa yang Populer di Kalangan Anak Muda Saat Ini?
PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Penuhi Indikator, Terancam TMS
Prabowo: Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Kecil di ASEAN
Satbinmas Polres Barelang Salurkan Bansos kepada Lansia Annisa Batam — Batam Hari Ini
Prabowo Soroti Dana Pemda yang Tersimpan di Bank, Nilainya Capai Rp 234 T
‘Sama seperti Prabowo, dia buntu,’ rencana Gibran untuk maju sebagai capres 2029 disinggung: Malu nggak?

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:51 WIB

Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City

Jumat, 18 September 2026 - 12:34 WIB

Bank BRI Konsisten Pemberdayaan dan Pembinaan Sahabat Penyandang Disabilitas

Jumat, 18 September 2026 - 12:17 WIB

Tren Media Sosial Apa yang Populer di Kalangan Anak Muda Saat Ini?

Jumat, 18 September 2026 - 12:04 WIB

PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Penuhi Indikator, Terancam TMS

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

Prabowo: Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Kecil di ASEAN

Berita Terbaru

Headline

Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:51 WIB

Headline

Prabowo: Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Kecil di ASEAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:51 WIB