Payakumbuh — Di tengah tantangan pembentukan karakter generasi muda, Pemko Payakumbuh memilih memperkuat pendidikan berbasis akhlak dan nilai Islam sejak usia dini melalui kehadiran Raudhatul Athfal (RA) Ikhlas Model Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Payakumbuh.
“Pendidikan usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Kami berharap lembaga ini dapat melahirkan generasi Qurani yang disiplin, berwawasan, dan mampu menjadi penerus pembangunan di Kota Payakumbuh,” kata Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Senin (25/05/2026).
Elzadaswarman mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama melalui penguatan pendidikan karakter dan pendidikan keagamaan sejak dini.
Menurut dia, pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang membangun akhlak, etika, dan kedisiplinan anak.
“Kita menaruh perhatian besar terhadap pembangunan karakter generasi muda. Karena itu, keberadaan RA Ikhlas Model ini sangat penting sebagai wadah membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi iman dan akhlak yang kuat,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan RA Ikhlas Model DWP sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam menciptakan generasi yang religius, cerdas, dan berdaya saing.
Pemko Payakumbuh, kata dia, juga siap memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama, tenaga pendidik, organisasi masyarakat, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Menurut Elzadaswarman, penguatan pendidikan berbasis nilai lokal dan keagamaan perlu terus dikembangkan melalui filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Mustafa mengatakan status “Model” yang melekat pada RA Ikhlas membawa tanggung jawab besar dalam menjaga mutu pendidikan anak usia dini di bawah naungan Kementerian Agama.
“RA Ikhlas Model ini diharapkan menjadi barometer pendidikan anak usia dini di Sumatera Barat. Kita ingin menghadirkan lingkungan belajar yang menyenangkan, namun tetap kuat dalam pendidikan akhlak dan pembentukan karakter anak,” kata Mustafa.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap pengembangan pendidikan dan program keagamaan di daerah.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan religius.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar Ny. Nursofia Mustafa mengatakan keberadaan RA Ikhlas Model menjadi bentuk kontribusi nyata organisasi perempuan dalam mendukung pendidikan anak usia dini yang ramah anak dan berkualitas.
“Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan lingkungan belajar yang nyaman sehingga mereka siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Nursofia.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh Hendri Yazid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan gedung RA Ikhlas Model hingga siap digunakan pada tahun ajaran baru.
Peresmian RA Ikhlas Model DWP Kantor Kemenag Kota Payakumbuh turut dihadiri Ketua LKAAM Kota Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran Kementerian Agama. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Pemko Payakumbuh














