Indigo Beberkan Peluang untuk Pengembang Gim Melalui Game Clinic

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta memperlajari langkah-langkah penting dalam membawa gim dari mulai konsep hingga komersialisasi ke pasar melalui sesi informatif dan mentoring langsung dari para ahli industri.

Indigo, inkubator dan akselerator startup milik Telkom Indonesia, melalui program Indigo Game, menyelenggarakan acara Indigo Game Clinic bertajuk “From Concept to Market: Empowering Indonesia Game Creators”. Acara yang diselenggarakan secara daring melalui virtual conference pada 7 Februari 2025 ini, dihadiri oleh puluhan peserta terpilih yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam Global Game Jam 2025 pada 24-26 Januari 2025 lalu.

Indigo Game Clinic ini dirancang khusus untuk memberikan pembekalan dan mentorship kepada para pengembang gim lokal, khususnya yang baru memulai perjalanan mereka di industri gim. Acara terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi townhall dan sesi 1-on-1 mentoring.

Sesi townhall dibawakan oleh tim Indigo Game. Dalam sesi ini, tim Indigo Game menjelaskan secara rinci tentang program inkubasi studio gim yang dijalankan, sekaligus memaparkan berbagai peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para studio gim baru untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Program inkubasi ini menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari pendanaan, akses ke jaringan mentor dan investor, hingga dukungan pemasaran.

Selanjutnya, sesi 1-on-1 mentoring dipandu oleh dua mentor berpengalaman di industri gim Indonesia, yaitu Andre Agam dari Digital Happiness Studio dan M. Izzul Fikri dari Ginger Sun Studio. Pada sesi ini, para peserta mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mendiskusikan gim yang telah mereka buat selama Global Game Jam 2025 dan menerima masukan teknis yang konstruktif untuk penyempurnaan gim mereka. Masukkan berharga dari para mentor diharapkan dapat membantu para peserta dalam meningkatkan kualitas gim mereka, baik dari segi gameplay, desain, hingga strategi pemasaran.

“Kami sangat senang melihat antusiasme dan potensi yang luar biasa dari para pengembang gim muda Indonesia,” ujar Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Indigo. “Melalui Game Clinic ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan ekosistem gim di Indonesia dan membantu para kreator gim lokal untuk mencapai kesuksesan di kancah internasional.”

Tim Indigo Game juga berharap, melalui program ini, akan lahir lebih banyak lagi studio gim berkualitas dari Indonesia yang mampu menghasilkan gim berkualitas dunia. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memberdayakan para pengembang gim lokal melalui berbagai program dan inisiatif,” tambah perwakilan dari tim Indigo Game.

Program Indigo Game merupakan sebuah inisiatif dari Telkom Indonesia untuk mendukung perkembangan industri gim di Indonesia. Sejak 2019, program ini menyediakan berbagai sumber daya dan dukungan bagi para pengembang gim, mulai dari tahap inkubasi hingga pemasaran. Indigo melalui program Indigo Game, percaya bahwa industri gim Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi digital di masa depan.

Tentang Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru