RakyatPos.id – Selama lebih dari seminggu, netizen ramai memperbincangkan akun KasKus anonim bernama Fufufafa. Banyak yang menduga akun tersebut milik Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden terpilih, berdasarkan berbagai bukti dan analisis.
Komentar itu muncul saat Prabowo masih menjadi lawan politik Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019. Kecurigaan pemilik akun itu makin mengarah kepada Gibran Rakabuming Raka sejak seorang netizen mengumpulkan jejak digital akun Fufufafa.
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN
Terkait akun Fufufafa, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie menyatakan bahwa akun tersebut bukan milik Gibran. Lewat video yang viral di media sosial, media tersebut menanyakan kepada Budie Arie.
“Tapi yang pasti Wapres tidak terpilih? Jadi itu akun siapa, Pak?” tanya salah seorang wartawan mengutip dari radarsemarang, JawaPos.com.
“Enggak. Kita belum tahu, tunggu saja, tunggu saja sampai ada waktu,” jawab Budie Arie.
Menurut Budie Arie, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan investigasi mendalam sejak akun Fufufafa viral di media sosial. Namun, pihak terkait belum mengungkap siapa sebenarnya pemilik akun Fufufafa tersebut.
Pernyataan Budi Arie terkait akun Fufufafa membuat banyak netizen geram dengan kinerja Menkominfo. Tanggapan Budi Arie tersebut membuat tokoh fiktif Si Juki ikut berkomentar di akun media sosial X.
“Kominfo lebih panik saat akun-akun anonim terbongkar daripada saat data Indonesia disandera,” tulis akun @JukiHoki.
Si Juki membandingkan respons Kominfo terhadap akun Fufufafa yang viral dengan momen saat banyak data warga negara Indonesia diretas beberapa waktu lalu. Cuitan tokoh fiktif itu mendapat banyak respons dari netizen X.
“Ini hasil rasa syukur politik,” balas akun @Gene******g.
“Kami hanya dibutuhkan 5 tahun sekali,” tulis akun @kiza*****2.
“Jelas bahwa rakyat tidak memiliki kekuatan apa pun di negara ini,” @Ja****n.
“Oh iya betul, sekarang tugas tambahan Kementerian Kominfo adalah mengklarifikasi isu akun anonim dan jet pribadi,” terang @akz****_.
Sumber : RakyatPos















Komentar