Padang Panjang – Perubahan APBD tahun 2024 Kota Padang Panjang resmi disepakati oleh Pemerintah Kota (Pemko) dan DPRD setempat. Kesepakatan ini menandai langkah besar dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran, dengan fokus pada inovasi program unggulan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (30/9/2024), dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sonny Budaya Putra, AP, M.Si., bersama Ketua DPRD Imbral, S.E., dan para pimpinan daerah lainnya.
Kesepakatan ini tidak hanya menyentuh aspek teknis pengelolaan anggaran, tetapi juga merespons sejumlah isu strategis yang diangkat oleh fraksi-fraksi di DPRD, mulai dari inovasi pengelolaan aset hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Fraksi DPRD Tekankan Inovasi dan Optimalisasi Aset
Dalam pendapat akhir Fraksi Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa, yang disampaikan oleh Ridwansyah, S.E., Pemko didorong untuk lebih mengoptimalkan aset-aset daerah serta menggali potensi anggaran melalui inovasi dan terobosan dari OPD. Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah Balai Benih Ikan (BBI), di mana fraksi ini meminta Pemko membuat langkah-langkah inovatif untuk pengembangannya. Selain itu, fraksi ini juga mendorong Pemko menciptakan program BOS daerah sebagai pendamping BOS pusat untuk mendukung mutu pendidikan.
Tuntutan Penyelesaian Isu Honorer dan Tenaga Kesehatan
Fraksi PKS-PBB melalui Hendra Saputra, S.H., meminta agar Pemko lebih serius dalam menangani nasib tenaga honorer dan Tenaga Harian Lepas (THL), yang saat ini berjumlah besar. Mereka mendesak agar perubahan regulasi terkait status kepegawaian dapat diimplementasikan tanpa menimbulkan masalah baru. Tak hanya itu, fraksi ini juga mendesak Pemko untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di RSUD, demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.
Pengembangan Pasar dan Tenaga Kerja Lokal Jadi Sorotan
Fraksi Gerindra, melalui Hendrico, memberikan perhatian pada upaya pemindahan Pasar Kuliner dan langkah meramaikan Pasar Pusat Padang Panjang. Fraksi ini mendorong Pemko untuk melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan kapasitas pedagang lokal, sekaligus menggelar kampanye untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke pasar. Selain itu, Gerindra menekankan pentingnya pelatihan berbasis kompetensi bagi tenaga kerja lokal agar mereka mampu bersaing di luar daerah, mengingat persaingan yang semakin ketat di sektor ketenagakerjaan.
Pemko Diminta Kembangkan Industri Kapur dan Tarik Investasi Pendidikan
Fraksi PAN yang diwakili Vani Utari, S.E., S.Kom., menyoroti potensi ekonomi dari industri kapur di Bukit Tui, yang dinilai dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Padang Panjang jika dibina dengan baik. Selain itu, PAN juga mendorong Pemko untuk menarik investasi di sektor perdagangan, jasa, dan pendidikan, termasuk mendirikan perguruan tinggi berkualitas guna meningkatkan daya saing kota ini dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dorongan untuk Pembukaan Lapangan Kerja dan Serapan Anggaran Maksimal
Fraksi Nasdem melalui Robi Zamora, S.T., menekankan pentingnya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Padang Panjang. Di sisi lain, Fraksi Nasdem juga mendesak OPD agar segera memaksimalkan serapan anggaran, baik dalam belanja barang maupun kegiatan fisik, mengingat pelaksanaan tahun anggaran 2024 yang tersisa beberapa bulan lagi.
Pemko Siap Tindaklanjuti 45 Catatan DPRD
Menanggapi pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD, Pj. Wali Kota Sonny Budaya Putra menyatakan bahwa Pemko akan menindaklanjuti 45 poin catatan yang diberikan oleh DPRD sesuai aturan yang berlaku. Sonny menekankan bahwa Rp600 miliar APBD yang telah dialokasikan harus digunakan secara efektif dan efisien demi kemaslahatan masyarakat. Ia juga meminta agar seluruh OPD tidak lagi menghadapi kendala dalam pelaksanaan program.
“Kami akan memastikan bahwa anggaran yang ada dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kemaslahatan bersama,” ujar Sonny, sembari mengajak seluruh perangkat daerah untuk berinovasi dalam menjalankan program-program unggulan di sisa tahun anggaran.
Dengan penandatanganan ini, diharapkan berbagai program prioritas dapat berjalan lancar, dan inovasi-inovasi yang dirancang mampu meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Padang Panjang. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Pemko Padang Panjang















