[ad_1]
RubrikPos.com – Ketergantungan Indonesia terhadap platform digital dan ekosistem teknologi dari luar negeri semakin meningkat. Laju transformasi digital yang semakin pesat mengubah perilaku transaksi ekonomi hingga perbankan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional dengan tema “Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia dengan Bersinergi Membangun dan Memperkuat Digitalisasi Negeri” yang diselenggarakan pada Selasa (24/9).
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN
Budi mengatakan, pemerintah saat ini tengah mendorong percepatan transformasi tersebut guna mewujudkan kedaulatan digital.
“Dalam merespon laju transformasi digital yang semakin pesat di berbagai negara, (Pemerintah) terus mempersiapkan diri agar mampu beradaptasi dengan kemajuan digital,” kata Budi.
Budi menjelaskan, langkah penegakan kedaulatan digital diwujudkan melalui berbagai kebijakan, antara lain kehadiran pusat data, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta regulasi pelaksanaan seperti Permenkominfo 5/2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Privat dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Data Pribadi (RPP PDP).
Ia menjelaskan, dalam konsep kedaulatan digital, salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi transformasi digital adalah pemahaman tentang kedaulatan itu sendiri.
Menurut Budi, kedaulatan digital merupakan kemampuan suatu negara dalam memastikan kepatuhan regulasi oleh pelaku di dunia digital, baik dalam aspek hukum, ekonomi, maupun industri.
“Konsep ini juga sedang diimplementasikan di berbagai kawasan di tingkat global,” pungkasnya.
[ad_2]
RubrikPos.com Network















