[ad_1]
Lima Puluh Kota – Setelah melalui kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid, saat ini sejumlah negara termasuk Indonesia dicemaskan akan ancaman resesi akibat peningkatan inflasi global akibat gangguan pasokan akibat pandemi dan Rusia. -Perang Ukraina.
Berbagai dampak ekonomi akibat resesi global perlahan mulai dirasakan masyarakat, seperti berkurangnya daya beli akibat kenaikan harga, meningkatnya angka kemiskinan, dan menurunnya produksi akibat berkurangnya permintaan.
Dengan memadukan semangat inovasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat, Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Limapuluh Kota sesuai program kerja tahun 2024 berupaya menyelesaikan permasalahan aktual terkait permasalahan perekonomian dan resesi global yang menyasar masyarakat sesuai dengan kebutuhan. dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Limapuluh Kota.
Persoalan aktual tersebut antara lain adalah permasalahan pengentasan kemiskinan yang difokuskan pada data Sasaran Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Dimana pada tahun 2023 dan 2024 dengan menggunakan dana fiskal yang intensif, Koperasi UKM Dinas Perdagangan Limapuluh Kota akan fokus pada penumbuhan wirausaha baru berupa pelatihan dan pemberdayaan kelompok perempuan dalam hal ini anggota PKK agar dapat produktif dalam membantu keluarga. ekonomi.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah kami selesaikan dan berhasil. Salah satu produk yang kami luncurkan melalui program ini adalah Mie Sayur dan Buah (Mie Sabako) yang mendapat respon positif di kalangan masyarakat,” jelas Kepala Limapuluh Dinas Koperasi UKM Perdagangan Kabupaten Kota, Rahmad Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2024).
Dilanjutkan oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Limapuluh Kota, Rahmad Hidayat, di tengah daya beli masyarakat yang saat ini sedang mengalami penurunan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin ditengah keterbatasan anggaran untuk menggencarkan pelayanan usaha terpadu melalui konsultan di Bisnis Terpadu. Pusat Pelayanan – Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM), termasuk memberikan pendampingan dan kunjungan ke pelaku usaha UMKM Lima Puluh Kota.
“Kami menjembatani UMKM yang mengalami kesulitan dalam pemasaran, kemudian memfasilitasi kualitas produk yang dihasilkan UMKM agar memiliki daya saing. Pada tahun 2024, kami juga akan melahirkan inovasi Gardu Bangsa yaitu gerakan pengembangan usaha terpadu, dimana kami melakukan lobi kepada instansi vertikal dan BUMN untuk menjadikan produk UMKM Limapuluh Kota sebagai prioritas kebutuhan souvenir dan oleh-oleh. “Bahkan, BPJS Ketenagakerjaan telah merekomendasikan Madu Galo-galo untuk dijadikan oleh-oleh dalam kegiatannya,” jelasnya. Rahmad Hidayat.
Lebih lanjut, permasalahan aktual mengenai permasalahan perekonomian yang harus diantisipasi, kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Limapuluh Kota, adalah maraknya kegiatan pinjaman online dan praktik rentenir di masyarakat. Menurut Rahmad Hidayat, hal ini sudah mencapai tahap meresahkan dan menghancurkan landasan ekonomi sosial budaya. Masyarakat cenderung permisif terhadap utang, sehingga banyak koperasi yang mati karena banyaknya tunggakan. “Memang di tahun 2024 ini tidak ada anggaran khusus, namun kami gencar memberikan bantuan kepada koperasi yang bermasalah,” jelas Rahmad Hidayat.

Kemudian mengenai pemanfaatan Resi Gudang untuk menjaga pengendalian dan stabilitas harga komoditas. Sistem ini berguna dalam menstabilkan harga pasar melalui fasilitas penjualan sepanjang tahun dan jaminan modal produksi. Sosialisasi resi gudang di Kabupaten Limapuluh Kota ternyata belum menghasilkan terbentuknya sistem tata kelola yang meluas hingga ke petani. Akibatnya, hingga saat ini petani masih kebingungan mengenai mekanismenya. “Kita usulkan pada tahun 2025 ini akan dilakukan sosialisasi dalam bentuk pilot project sistem pada satu nagari. Jadi sepertinya kita harus mempersiapkan, baik itu dalam bentuk koperasi atau kelompok, yang bisa memfasilitasi ketika petani kita menginginkannya. untuk menerapkan sistem resi gudang,” kata Rahmad Hidayat.
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan UKM menyampaikan bahwa mulai Juni 2024, kewenangan pengelolaan pasar Dangung-dangung berada pada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, dimana sebelumnya pada tahun 2017 terjadi dualisme pemahaman, di satu sisi terjadi dualisme pemahaman. merupakan penyerahan pengelolaan kepada masyarakat, namun di sisi lain aset tersebut didaftarkan atas nama pemerintah daerah. Sehingga berujung pada temuan BPK. Alhamdulillah dengan pendekatan yang intensif kami berhasil menyelesaikan transisi pengelolaan pasar Dangung-dangung menjadi pasar regional, ”ujarnya.
Terkait dengan pengembangan Ibu Kota Kabupaten (IKK), Rahmad Hidayat menyampaikan bahwa membangun Pasar Daerah di pusat Kota Sarilamak sebagai pusat pendistribusian bahan kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan pemasaran hasil pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai produk daerah yang unggul, merupakan suatu kebutuhan sesuai program perencanaan ke depan dalam mengembangkan UMKM. “Pasar daerah dan pasar nagari Sarilamak akan kita revitalisasi menjadi pasar kuliner dan kerajinan tradisional serta produk UMKM khas Kabupaten Limapuluh Kota sebagai pasar tematik untuk mendukung pengembangan kawasan wisata Harau,” tegasnya.
Dinas Koperasi UKM Perdagangan Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2024 juga berhasil melaksanakan kegiatan yang berkontribusi dalam mengatasi inflasi yaitu mengantisipasi lonjakan harga dengan melakukan intervensi pasar berupa operasi pasar dan pemantauan perdagangan kebutuhan pokok dengan memantau harga pasar dan pengecekan ketersediaan pasokan. di distributor besar kebutuhan pokok. , seperti minyak, gula dan tepung. “Peringatan hari koperasi tahun 2024 yang dilaksanakan secara mandiri juga sukses di Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Rahmad Hidayat.

Selain hal tersebut di atas, salah satu program yang telah dilaksanakan pada tahun 2024 dan perlu ditingkatkan pada tahun 2025 adalah layanan Re-Tera. Pengujian Ulang merupakan pengujian ulang secara berkala terhadap Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP). Fungsi dari kegiatan ini adalah untuk mencegah kerugian baik bagi produsen maupun konsumen dalam transaksi perdagangan. “Kami juga sangat bersyukur telah melaksanakan Mobile Re-Testing di enam kecamatan pada tahun 2024, berdasarkan mempertimbangkan permintaan masyarakat di kecamatan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pelaku usaha yang juga Ketua Komunitas Kerajinan Luak Nan Bungsu, Siska Melfia menyampaikan terima kasih dan juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Limapuluh yang telah memberikan bimbingan dan pelatihan kepada pelaku usaha mulai dari produksi. , pengemasan hingga pemasaran. “Kami sangat bersyukur telah diberikan bantuan dalam pengembangan produk usaha kami, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas baik dalam maupun luar negeri. Harapan kami kedepannya
“Dinas Koperasi UKM Perdagangan terus semangat mengembangkan UMKM di Kabupaten Limapuluh Kota,” jelasnya.
#
lipusDiskominfo Kabupaten LimaPuluh Kota
[ad_2]
RubrikPos.com Network















