Padang — Dari halaman rumah yang ditata rapi dan hijau, sekelompok ibu di Kota Payakumbuh membuktikan bahwa kesejahteraan keluarga bisa dimulai dari langkah kecil.
Lewat kesungguhan menerapkan pola AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), Kelompok Dasa Wisma Teratai Putih IV Kelurahan Sungai Durian, berhasil meraih Juara 3 Lomba Ketua Kelompok Dasa Wisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2025.
Penghargaan tersebut diberikan saat Temu Kader PKK Berprestasi dan Pekan Kreativitas Dasa Wisma 2025 yang digelar di Gedung Youth Center, Jalan Bagindo Aziz Chan, Padang, Rabu (23/10/2025).
Hadiah diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi, didampingi Ny. Dianita Vasko, kepada Ketua Kelompok Teratai Putih IV Susi Febri Ariza bersama Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta.
Bagi Susi, penghargaan ini bukan sekadar soal juara, melainkan hasil dari kerja bersama di lingkungan tempat ia tinggal.
“Awalnya kami hanya ingin halaman rumah tampak asri. Lama-kelamaan, dari kebun kecil itulah kami bisa memenuhi kebutuhan dapur bahkan membantu ekonomi keluarga,” ujar Susi.
Kelompok yang beranggotakan 20 rumah tangga itu, mengelola kebun bersama, menanam cabai, sayur, dan tanaman obat keluarga.
Melalui pola AKU HATINYA PKK, mereka berupaya memanfaatkan setiap jengkal lahan agar produktif dan bermanfaat.
Selain menanam, para anggota juga membuat olahan hasil kebun untuk dijual dalam skala rumah tangga.
Dari sambal botol hingga minuman herbal, kegiatan itu kini berkembang menjadi usaha mikro yang membantu menambah pendapatan keluarga.
Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan, kegiatan tahunan ini bukan hanya sekedar lomba, melainkan bentuk apresiasi kepada para kader yang menjadi ujung tombak kesejahteraan keluarga.
“Para kader Dasa Wisma bekerja tanpa pamrih, memastikan 10 program pokok PKK terlaksana di tengah masyarakat. Mereka inilah yang menjaga agar gerakan keluarga sejahtera terus hidup,” ujar Harneli.
Ia menilai, kelompok Dasa Wisma seperti yang ada di Payakumbuh menjadi contoh, bagaimana gerakan kecil di lingkungan bisa memberi dampak besar terhadap ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih warganya.
Menurutnya, pola AKU HATINYA PKK yang diterapkan secara konsisten menjadi kunci keberhasilan para kader dalam menggerakkan masyarakat di tingkat dasar.
“Gerakan ini sederhana, tapi bermakna. Dari menanam sayur di halaman rumah, tumbuh kesadaran untuk mandiri pangan dan memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Eni.
Ia berharap capaian tersebut bisa menjadi motivasi bagi kelompok Dasa Wisma lain di Payakumbuh untuk terus berinovasi dan menjaga semangat gotong royong.
“Para kader kita bukan hanya menanam tanaman, tapi juga menanam nilai-nilai kekeluargaan dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Gerakan AKU HATINYA PKK yang dijalankan para kader di Payakumbuh menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari rumah.
Dari halaman kecil yang hijau, mereka menanam bukan hanya sayuran, tetapi juga harapan akan keluarga yang mandiri, lingkungan yang lestari, dan masyarakat yang lebih sejahtera. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: TP-PKK Kota Payakumbuh















Komentar